Soal Pistol Oknum TNI Antoris, Ini Penjelasan Dandim 1420

0 Komentar

UPOS, Sidrap– Terkait adanya insiden oknum anggota TNI dari jajaran Kodim 1420 Sidrap, Kopda Antoris diduga membawa dan memperlihatkan senjata mirip pistol saat sedang marah di depan Masjid Nurul Mustaqim, Lakessi, Jln. Poros Parepare- Sidrap, Kab. Sidrap, Selasa (5/11/2019) lalu, Dandim 1420 Sidrap, Letkol. Inf. JP Situmorang angkat bicara.

JP Situmorang kepada Ujungpandang Pos, Rabu (6/11/2019), di Ruang Kerjanya, di Mako Kodim 1420, Kab. Sidrap, mengatakan kalau pistol yang diduga dibawa oleh anggotanya tersebut tak lain adalah mainan.

“Jadi itu mainan, plastik, satu kali aja ditekuk itu langsung patah. Tidak ada anggota Babinsa yang bawa pistol, “katanya.

Lebih jauh, JP Situmorang mengungkap bahwa Antoris dalam kejadian tersebut tidak melakukan penodongan atau pengancaman dengan menggunakan pistol.

“Berarti dia cuma mengambil pistol dan menyimpang di pinggannya, “tambahnya.

JP Situmorang juga mengatakan kalau dirinya tidak segan- segan menindak anggota kalau melakukan pelanggaran. “Jadi tidak orang yang kebal hukum, “katanya.

Usai bertemu dengan Dandim, redaksi Ujungpandang Pos sempat bertemu dan berbincang dengan Antoris di halaman belakang Makodim 1420, dalam percakapan tersebut Antoris malah keceplosan mengatakan kalau dirinya biasa bawa senjata berupa pistol.

“Jadi saya biasa dilibatkan, kami juga biasa bantu BNN, jadi biasa saya bawa senjata, pistol, ya begitulah pak, “ceplos Antoris.

Tapi kala itu kategori senjata pistol yang disebutkan oleh Antoris, tidak dijelaskan secara rinci pistol yang dimaksudnya apakah adalah merupakan pistol senjata api atau replika pistol airsofgun/airgun.(Ujungpandang Pos/Zadly Zainal Kr Rewa)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment