Buka FDM, Husler Tegaskan Ini Kegiatan Pemerintah

0 Komentar

UPOS,Luwu Timur – Bupati Luwu Timur, Muh.Thorig Husler menegaskan kegiatan Festival Danau Matano adalah murni kegiatan pemerintah. Kecamatan Nuha dan para pemerintah desa dan kelurahan yang ada di Nuha bertanggung jawab mengamankan acara ini.

” Sekali lagi saya sampaikan ini murni kegiatan pemerintah ” Tegas Husler saat membuka Festival Danau Matano, Jumat (29/11/2019)

Penegasan ini disampaikan karena ada yang menganggap even ini adalah even adat. Sehingga ada penolakan dari mereka yang mengatas namakan lembaga adat di Sorowako.

Lanjut Husler, Pengembangan Periwisata Lutim masuk dalam visi misi, termasuk didalamnya Danau Matano, Towuti dan Mahalona.

Even Festival Matano ini salah satu cara pemerintah Lutim untuk mempromosikan fotensi wisata seperti Danau Matano,Towuti dan Mahalona. Karena harapan kita Lutim menjadi daerah tujuan wisata di Sulsel.

” Untuk itu , agar cita -cita ini terwujud dibutuhkan dukungan seluruh dari warga utamanya¬† warga Sorowako.” Tandas Husler

Husler menerangkan Danau Matano ini bukan hanya luas dan dalamnya. Namun didalan danau ini sendiri banyak terdapat jejak peradaban manusia masa lampau yang oleh ilmuan menjadi obyek penelitian.

“Sudah berkali -kali ilmuan melakukan penyelaman di danau ini untuk mengangkat peninggalan bersejarah yang tenggelam di Danau Matano.” Ungkap Husler

Musteri yang tersembunyi inilah yang akan membuat orang akan penasaran dan ingin datang ke danau Matano sehingga Danau Matano inilah yang akan menjadi pemikat sehingga Lutim menjadi daerah tujuan wisata dan akan berefek dengan destinasi wisata bahari dan alam yang ada di Lutim.

Untuk diketahui di Kecamatan Nuha ada dua lembaga adat yang sampai saat ini berseteru. Parahnya perseteruan ini menganggu program pemerintah. Sebelum FDM ini , Juga ada Festival Keraton Nusantara. Gagal dilaksanakan di Kec.Nuha akibat perseteruan tersebut. Akhirnya Festival Keraton di Pindahkan di Kec.Wotu dan sukses di gelar di Wotu (UjungpandangPos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment