Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, DPRD Palopo Didesak Turun Tangan

UPOS, Palopo– Puluhan massa yang mengatasnamakan Front Anti Kekerasan Seksual melakukan aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Palopo, Kel. Wara, Tompotika, Kota Palopo, Jumat (19/11/2021) sore.

Para demonstran menuntut tuntas kasus dugaan pemerkosaan yang pemerkosaan yang dialami seorang mahasiswi di Kota Palopo, serta mendesak pihak DPRD Palopo untuk turun tangan, termasuk memberikan perlindungan terhadap korban.

Selain itu, demonstran juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap terduga pelaku yang juga merupakan seorang oknum mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di Palopo.

“Kami berharap agar kasus ini segera ditindak lanjuti, turunkan akreditasi kampus, bagi kampus yang melindungi pelaku, segera tangkap atau penjarakan pelaku, “ucap Kordinator Aksi, Pipi.

Pipi juga mendesak kepada DPRD Palopo agar memberikan ruang aman atau perlindungan kepada korban agar korban bisa melanjutkan pendidikannya.

“Kami sebagai perwakilan dari rakyat akan mengkawal kasus ini sampai tuntas dan membuat rekomendasi untuk menyurat kepada ketua komisi satu untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat atau RDP kepada dekan dan rektor pada penguruan tinggi tersebut atas dugaan intimidasi, DO yang dialami korban, “ujar Ketua DPRD Palopo, Nurhaenih.

Sementara itu, DPRD Palopo merencakan RDP pada Senin mendatang sebagai respon terhadap aspirasi demonstran.(Wiwin)

Pos terkait