Di Kalangan Anak Pun Husler Dekat

0 Komentar

UPOS,Luwu Timur – Husler benar -benar sosok pemimpin yang merakyat.Buktinya di kalangan anak -anak pun ia di kerubuti sekedar untuk bisa bersalaman dan mencium tangan Bupati.Pemandangan ini terlihat saat Husler datang ke acara Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Luwu Timur, Senin (18/11/2018) di Lapangan Merdeka Malili.

Dalam acara itu Husler juga menyempatkan diri bergembira bersama anak -anak Lutim dengan bernyanyi bersama. Acara Peringatan Hari Anak Nasional ini di hadiri siswa Paud,SD sampai SMA.

Menurut Husler momen hari Anak Nasional ini semua pihak, mulai dari orang tua, guru dan warga meningkatkan bimbingan dan pengawasan kepada anak.

“Anak adalah aset bangsa, bukan mustahil yang hadir ini akan jadi Presiden ” Ujar Husler

Hak -hak anak harus di pahami dan dipenuhi agar anak -anak secara psikologis tumbuh dalam suasana kebatinan bahagia dan gembira.

Dalam hal perlindungan kepada anak dari ancaman kekerasan, Husler menyebut pemerintah Lutim sudah menerbitkan Perda, tak hanya itu penguatan pendampingannya dan sosialisasi anti kekerasan pada anak sudah gencar dilakukan oleh Dinas Sosial P3A.

Selanjutnya kata Husler anak -anak harus di isi dengan pendidikan yang berakhlak dengan ilmu pengetahuan yang baik sehingga menjadi insan yang berguna.

Lanjut Husler, Kedepan ini kita akan menghadapi era teknologi yang moderen, semakin banyak teknologi hadir maka secara tidak langsung akan mengurangi penggunaan tenaga manusia. Itu artinya ancaman pengangguran itu makin nyata. Nah inilah yang kita harus kita persiapkan baik -baik generasi kita.Sehingga kelak menjadi generasi yang berkualitas dan bisa menghadapi era perubahan revolusi industri 4.0 yang mau tidak mau kita hadapi.

Acara Hari Anak Nasional ini di isi dengan berbagai lomba tradisional bertujuan menjaga kearifan sosial, puisi dan penyampaian 11 tuntutan anak yang di hasilkan lewat kongres Forum Anak Indonesia untuk ditindak lanjuti pemerintah Lutim.(UjungpandangPos /***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment