Begini Cara Husler Menyatukan Warga Pasca Perhitungan Suara

0 Komentar

UPOS,Luwu Timur – Pilkades serentak yang berlangsung di Luwu Timur 20 November 2019 membuat masyarakat terbelah. Aksi dukung mendukung yang ada di masyarakat membuat situasi desa yang sebelumnya nyaman dan sejuk berubah jadi panas akibat tensi politik naik.

Fakta politik ini pula yang membuat Bupati Lutim Muh.Thorig Husler turun tangan untuk merajut kembali persatuan di masyarakat.

Di Kecamatan Kalaena tepatnya di Desa Sumber Makmur, Husler mendatangi Posko Turatno yang tengah merayakan kemenangan karena terpilih menjadi kepala desa baru di Desa Mekarsari.

Melihat Husler datang Turatno langsung memeluk Husler dan mengajak Husler masuk kedalam rumahnya.Demikian juga dengan pendukung Turatno juga berebutan menyalami Husler.

” Terimakasih Pak Bupati sudah datang, lengkap sudah kebahagiaan saya hari ini ” Ungkap Turatno

Setelah berbincang cukup lama Husler meminta agar tetap menjaga situasi dan kondisi, perayaan kemenangan jangan terlalu gempita,karena bisa menimbulkan hal -hal yang tidak diinginkan.

Setelah itu Husler pamit dan menuju posko Saryono. Saryono adalah Calon Kepala Desa Incumbent yang dikalahkan Turatno.

Di Posko Saryono terlihat agak sepi . Hanya beberapa orang saja pendukungnya yang hadir. Meja panjang dan piring bekas makanan masih tergeletak diatas meja.

Raut wajah di Posko inipun sudah pasti berbeda dengan di Posko Turatno. Saat melihat DD 1 plat merah tiba -tiba berhenti tepat di poskonya Saryono langsung kenal dan beranjak menghampiri mobil tersebut.

Husler pun turun dari mobil dan Saryono langsung memeluknya dengan erat. Ia sangat terpukul dengan hasil akhir Pilkades tersebut.

Cukup lama Saryono mendekap Bupati Lutim dan saat melepasnya ia meminta Husler masuk di Poskonya.

Dihadapan Husler Saryono berkata inilah kehendak Allah, saya menerimanya dengan lapang dada. “Saya tidak apa -apa, ini sudah biasa terjadi dan saya menerimanya “Ungkap Saryono

Meski dalam suasana terpukul, Saryono secara mengejutkan mengatakan meski saya kalah saya tetap mendukung pak bupati.

“Saya memang kalah tapi saya tidak kemana -mana, saya tetap dukung pak bupati ” Kata Saryono

Husler menjadi terharu, Saryono menunjukkan dirinya berjiwa besar. “Inilah yang saya maksud sosok yang dewasa dalam berpokitik saya salut ” Ujar Husler

Husler menyarankan agar Saryono tetap membackup Turatno sehingga kondisi desa tetap stabil dan pemerintahan desa berjalan normal dan masyarakat kembali menyatu lagi.

Sebagai mantan kepala desa Husler yakin Saryono punya segudang pengalaman di pemerintahan desa. Sementara Turatno kepala desa baru tentunya butuh bimbingan dan arahan.

Nah jika Saryono merapat ke Turatno membagi pengalaman maka Desa Mekar Sari akan menjadi desa maju dan menjadi percontohan bagi desa lain bagaimana menyikapi sebuah proses politik setingkat Pilkades.
Saran Husler ini di amini Saryono. (UjungpandangPos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment