KPK Sebut Progres Luwu Timur Tertinggi di Sulsel

oleh

 

UPOS, Luwu Timu -Hasil Monitoring Center For Frevention KPK di Kabupaten Luwu Timur, menempatkan Kabupaten Luwu Timur mendapat skoring tertinggi di Sulawesi Selatan. Karena semua sistem E- Planing dan E- Budgeting sudah terintegrasi.

” Hasil monitoring kita hari ini Luwu Timur mendapat nilai 76 , tertinggi di Sulawesi Selatan ” Ujar Tri Gamarefa Satgas Pencegahan Tindak Pidana Korupsi KPK, Kamis ( 15 /11/2018) di Aula Rumah Jabatan Bupati Lutim.

Menurut Refa, Untuk Pemkab Lutim ini , kalau di ragking secara Sulawsesi selatan, hari ini di posisi pertama sama seperti waktu validasi yang pertama, juga di peringkat pertama. Lutim masih bisa mempertahankan posisinya. Ini berkat kegigihan dan keseriusan birokrat disini yang di pimpin oleh Bupati Husler.

Dijelaskannya, banyak capai-capaian yang sudah di capai kabupaten Luwu Timur, harapan kita ini tidak cukup sampai disini, tapi tetap berinovasi tetap mempertahankan diri supaya perbaikan tata kelola yang kita inginkan itu bisa tercapai.

Ada kelemahan tapi faktornya lebih ke eksternal, contohnya terkait SDM APIP, masalah ini bukan hanya di Lutim saja tapi itu masalah dialami seluruh Indonesia, yaitu kekurangan Auditor. Disini yang perlu di dorong tinggal ULP nya, dengan membentuk Pokja Permanen. Kata Refa

Selanjutnya adalah bagaimana meningkatkan optimalisasi pendapatan daerah, Tahap berikutnya nanti kita masuk di sektor ini di potensi pendapatan daerah supaya daerah bisa mensejahterakan lebih baik seperti ASN yang ada di daerah ini.

Lanjut Refa, yang membedakan Luwu Timur dengan daerah lain di Sulsel, Adalah dari delapan sektor itu integrasi E- Planing dan E- Budgeting , itukan porsinya besar ya 20 persen, di Lutim itu sudah terintegrasi. di Beberapa daerah ada yang sudah terintegrasi tapi SSH sama ASB nya belum masuk dalam aplikasi di Lutim sudah.

Kemudian terkait dengan dana desa juga sudah seratus persen di Lutim, Manajemen aset yang ada di MCF itu sudah seratus persen. Tetapi yang kita inginkan ditahun ketiga nanti, administrasinya sudah lebih baik ini kita mulai coba masuk lebih dalam supaya lebih subtansial.

” Kita tes lebih dalam lagi benar nggak sih yang dilaporkan secara administrasi itu dalam bisnis prosesnya benar-benar ada perubahan, itu nanti yang akan kita telaah nanti ” Tandas Refa

Pekerjaan Rumah untuk Lutim dari KPK adalah menyediakan data terkait Optimalisasi Potensi Pendapatan Daerah yang bisa ditingkatkan, dan Refa mengaku bersedia membantu Lutim, termasuk Izin-izin Pertambangan, Karena ini pengurusan izinnya ada di Provinsi, kalau bisa kami minta itu, draf- drafnya, supaya kita tahu seperti apa kondisinya termasuk menyiapkan Perda jika ingin memungut Retribusi supaya tidak bermasalah dikemudian hari.

Dalam Monitoring ini, Refa juga di dampingi rekannya yaitu Dwi Aprilia Linda. Monitoring ini di Buka Bupati Luwu Timur, Thorig Husler dan seluruh OPD.Husler dalam kesempatan tersebut mengingatkan kepada OPD apa yang sudah berhasil kita capai ini di tingkatkan, dan yang belum segera di
kerjakan dan jangan surut, Kedepan kita juga harus menyiapkan perda untuk regulasi retribusi dan pajak, Termasuk izin-Izin tambang khususnya golongan C yang sudah kita ajukan, karena ini sangat penting dengan rencana pembangunan di Lutim.

” Kita bersyukur hari KPK sudah menetapkan Lutim tertinggi progresnya di Sulsel, Semoga ini memacu komitmen kita untuk memberantas Korupsi, semoga kedepan tidak ada Penindakan oleh KPK di Lutim ” Kata Husler

( Ujungpandang Pos/Momo )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *