Hingga Malam Hari , Warga Lutim Masih Ramai Kunjungi Lokasi Pameran Bonsai

0 Komentar

UPOS, Luwu Timur – Antusias warga Kabupaten Luwu Timur untuk menyaksikan pameran bonsai yang dilaksanakan Komunitas Kopi Bonsai Baru Luwu Timur terbilang tinggi. Hingga malam hari stand pameran ini masih ramai dikunjungi warga. Informasi dari Amran Syam ketua Kopi Bonsai Baru Luwu Timur menyebutkan sejak dibuka siang tadi hingga malam hari warga berdatangan menyaksikan bonsai yang dipamerkan.

” Hingga malam hari warga masih banyak yang datang, utamanya kalangan ASN dan pegawai swasta, ini membuktikan even ini mampu menggugah minat warga Lutim terhadap aktivitas bonsai di Lutim. Satu hari ini sudah sekitar 400 pengunjung yang datang , itu yang sempat ngisi buku tamu, banyak juga yang tidak mengisi buku tamu ” Ungkap Amran Syam, Senin (24/08/2020 ) .

Amran juga menjelaskan dari seluruh bonsai yang dipamerkan, belum ada yang laku terjual, karena setiap bonsai yang dipamerkan paling rendah harganya 5 Juta sampai 30 juta perpot . kecuali bonsai kelapa itu sudah ada yang laku . Kondisi dimaklumi karena bonsai ini memang memiliki pangsanya tersendiri .

Namun begitu setidaknya dari even ini kita bisa menggugah minat masyarakat Luwu Timur untuk menekuni dunia bonsai sehingga bonsai menjadi trend baru menyaingi hegemoni bunga yang saat ini lagi ngetop.

Erna Wati, salah seorang pengunjung yang datang distand pameran bonsai mengaku sangat takjub melihat pepohonan hutan bisa tumbuh indah didalam pot . Erna mengaku baru pertama kalinya melihat pameran bonsai, selama ini ia hanya melihat di Youtube dan berita-berita di media .

Sebagai orang yang masih awam dengan bonsai, Erna mengaku sangat penasaran melihat batang pohon yang kerdil dan meliuk-liuk sehingga sangat indah dipandag mata. ” Ini pekerjaan membutuhkan imajinasi yang tinggi, dan tidak semua orang bisa melakukannya. ” Ujar Erna .

Erna menilai harga bonsai sangat pantastis mahalnya , dan itu dimaklumi karena ini menyangkut hasil karya seseorang dengan kesabaran yang tinggi . Sebab rata-rata pohon bonsai yang dipamerkan ini ada yang berusia sampai 20 tahun. itu bukan waktu yang singkat sehingga wajar saja harganya sangat mahal.” Yang jelas malam ini saya baru tahu anak-anak Luwu Timur punya kemampuan luar biasa dalam hal membonsai, Lutim Keren, dan semoga tahun depan ada lagi pameran seperti ini. ” Tutup Erna. ( UjungpandangPos /*** )

Penulis : ***
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment