Polisi- Mahasiswa Palopo Bentrok, Kendaraan Dinas Dibakar

0 Komentar

UPOS, Palopo – Demo menolak sejumlah rancangan Undang- Undang di Kantor DPRD Kota Palopo, Kec. Wara, kota Palopo berakhir bentrok. Baik mahasiswa dan petugas, sama-sama mengalami cidera, Selasa (24/9) siang.

Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas akhirnya menghujani kantor DPRD Kota Palopo dengan batu, setelah mendapatkan tindak kekerasan oleh sejumlah oknum aparat kepolisian, dan itu dibalas dengan tembakan gas air mata oleh aparat kepolisian.

Ironisnya, peristiwa itu menjadi tontonan oleh masyarakat dan pegawai sipil.

Selain korban cidera dari kedua belah pihak, insiden ini juga mengakibatkan
sejumlah kendaraan dinas milik kepolisian rusak, bahkan satu unit kendaraan dinas ikut dibakar massa.

Kapolres Palopo, AKBP Ardiansyah, meminta kepada mahasiswa untuk menahan diri. “Unjuk rasa dibolehkan. tapi, jangan merusak fasilitas umum, ”ujarnya.

Sebelumnya, ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Palopo Sulawesi Selatan, Selasa (24/09/2019) siang,  berunjuk rasa menolak Undang-undang KPK dan meminta bubarkan BPJS Kesehatan, serta tuntutan penolakan rancangan undang-undang lainnya yang diniali tidak pro terhadap rakyat.

Aksi mahasiswa ini dilakukan dari kampus masing masing dan berjalan kaki menuju gedung Walikota Palopo dan DPRD Palopo.

Massa berorasi depan Kantor Walikota Palopo bermaksud ingin masuk, namun pagar ditutup rapat, aksi kemudian dilanjutkan ke gedung DPRD.

Para pengunjuk rasa berupaya masuk ke dalam gedung DPRD Palopo dengan cara memaksa dan mendobrak pintu pagar bahkan sebagian melewati pagar.(Ujungpandang Pos/Tiara)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment