Di Palopo, Lurah Ini Bukan Orang Sembarangan

Bukan Lurah biasa, mungkin kalimat inilah yang cocok menggambarkan sosok Kepala Kantor Kelurahan Temmalebba, Ismail Aswar.

Hal tersebut lantaran sosok pak Lurah pada jajaran pemerintahan Kecamatan Bara, Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan ini adalah tak lain merupakan mantan atlet karate tim nasional Indonesia.

Ismail Aswar sendiri sebelumnya tercatat telah beberapa kali berhasil mengharumkan nama bangsa Indonesia pada event atau kejuaraan karate internasional, seperti diantara ajang event sarat gengsi antar negara Asia Tenggara, Sea Games.

Pada Sea Games Pilipina tahun 2005, Ismail Aswar berhasil mempersembahkan medali emas buat bangsa Indonesia pada nomor pertandingan kumite perorangan putra, begitu pula pada event Sea Games Thailand 2007 lalu, Ma’il sapaan akrab Ismail Aswar berhasil meraih medali emas buat kontingen Indonesia. Sementara pada Sea Games 2009 yang digelar di Laos, Ma’il lagi- lagi berhasil menyumbangkan medali perak buat Indonesia.

Tak hanya tercatat sebagai mantan atlet nasional berprestasi, Ma’il juga tercatat sebagai mantan atlet Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) syarat prestasi, yang dimana pada event Pekan Olahraga Nasional (PON) Palembang 2004 lalu, ia mempersembahkan medali perak buat Sulsel, pada PON Kalimantan Timur 2008, ia berhasil mempersembahkan medali emas dan perak, begitupula pada PON 2012 yang digelar di Riau, Ma’il atau ‘Sang Kapten’ (julukan Ismail Aswar di skuad karate Sulsel) lagi- lagi mempersembahkan medali emas yang sekaligus mengharumkan nama Sulsel pada event olahraga sekaligus pertarungan gengsi antar provinsi di Indonesia tersebut.

Setelah memutuskan tak lagi memperkuat tim Sulsel dan Timnas Indonesia, dengan alasan demi terjadinya regenasi atlet, kini Sang Kapten nampak sibuk mengurusi masyarakat Temmalebba, khususnya sebagai Lurah.

Sebagai Lurah, khususnya dalam menghadapi masyarakat, Ismail Aswar mengakui bahwa hal itu bukan hal mudah, seperti halnya jika ingin meraih prestasi di ajang olahraga nasional ataupun di ajang internasional, lantaran terdapat beragam karakter- karakter orang dalam lingkungan pemerintahan kelurahan.

“Menghadapi masyarakat itu harus dengan kesabaran dan kelembutan, apalagi karakter setiap orang itu berbeda- beda, nah terkait kesabaran, Alhamdulillah sebagai mantan atlet tentunya sudah ditempah dengan hal itu, intinya kita harus mampu mengendalikan diri kita, dalam situasi apapun, serta terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat, “ujar Ismail Aswar saat disambangi di Kantor Kelurahan Temmalebba, Jumat (8/10/2021) sore.

Walaupun tak lagi tampil di gelanggan olahraga, Ismail Aswar dipercaya oleh publik olahraga untuk masih terus berprestasi, termasuk pada peranannya sebagai Aparatur Sipil Negara.(Zadly)

Pos terkait