Banjir Di Manggala 40 Ton Jagung Hanyut, Warga Ngungsi

0 Komentar

UPOS, Luwu Timur – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Luwu Timur mengatakan 40 ton jagung hasil panen warga di Desa Manggala Kec. Mangkutana hanyut dibawa banjir. Demikian kata Muh. Zabur Kepala Pelaksana Harian BPBD Lutim Kamis (18/06/2020) .

Menurut Zabur, banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan Sungai Tomoni meluap hingga merendam permukiman dan lahan perkebunan warga setempat.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan Personil BPBD Lutim di lokasi bencana, akibat banjir ini ada 9 KK dan 20 Jiwa yang rumahnya terendam banjir. Dari jumlah tersebut 4 KK mengungsi ketempat aman di rumah keluarga mereka masing-masing.

Selain itu ada 3 hektar lahan jagung rusak parah dilanda banjir termasuk 2 hektar sawah. Selain itu 40 ton jagung hasil panen hanyut dibawa air.

“Kalau korban jiwa nihil, tapi 40 ton jangung warga hanyut ” ujar Zabur.

Pantauan hingga sore tadi kondisi air sudah mulai surut, namun warga diminta tetap waspada mengingat cuaca di daerah tersebut masih mendung di khawatirkan akan turun hujan lagi dan rawan terjadi banjir susulan. (UjungpandangPos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment