Tanggul Jebol, Jalan Penghubung di Wilayah Ini Terputus

oleh

UPOS, Luwu– Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, beberapa hari terakhir ini, membuat tanggul sungai Lamasi di Desa Kendekan, Kecamatan Lamasi jebol saat ini.

Akibatnya, luapan sungai menggenang area permukiman warga, ruas jalan, lahan pertanian dan tambak warga di Delapan desa yang terdapat di kecamatan lainnya, seperti di Kecamatan Lamasi Timur dan Walenrang Timur, dengan ketinggian air bervariasi antara 40 sentimeter, hingga 80 sentimeter.

Desa yang terendam di Kecamatan Lamasi Timur tersebut yakni diantaranya Desa Kendekan, Seba- seba, Pelalan, Bulu Londong, Salupao, Pompengan Pantai, Pompengan Tengah dan Pompengan Utara.

Warga Desa Kendekan, Awaluddin (42) mengatakan, daerah tersebut sudah menjadi langganan banjir saat hujan lebat mengguyur dan menjebol sungai Lamasi.

“Daerah Lamasi Timur ini sudah menjadi langganan banjir setiap hujan lebat, karena selalu ada tanggul yang jebol. Kali ini tanggul jebol sepanjang 100 meter di dusun Lakaja, Desa Kendekan, ”kata Awaluddin.

Lanjut Awaluddin, jebolnya tanggul sungai di Desa Kendekan membuat warga di Dusun Lakaja tergenang dan membuat warga mengungsi.

“Sebagian warga mengungsi, ada sekitar 20 kepala keluarga yang mengungsi ke rumah keluarga, di Desa sebelah sebagian bertahan menunggu surutnya air, “tambahnya.

Luapan sungai lamasi juga membuat jalan penghubung antar Desa Kendekan dan Desa Seba-seba terputus sepanjang satu kilometer, akibatnya juga warga di Desa Seba- seba terisolir.

“Derasnya air banjir yang memutuskan jalan membuat warga tak dapat melintas, ”tutup Awaluddin.

Warga berharap pemerintah segera menangani tanggul sungai Lamasi agar tidak jebol setiap hujan tiba.(Ujungpandang Pos/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *