Perawat dan Bidan Mogok Kerja, Ini Masalahnya

oleh

UPOS, Luwu Utara- Ratusan pekerja Non PNS RS Andi Djemma Masamba, Kabupaten Luwu Utara melakukan aksi mogok kerja menuntut kejelasan status.

Pekerja yang terdiri pelayanan unit, mulai dari perawat, bidan, apoteker sampai pelayanan administrasi yang berjumlah 313 orang meminta kejelasan status mereka, apakah masih sebagai tenaga kontrak atau hanya tenaga sukarela.

Koordinator aksi, Muhammad Yusri, menuturkan jika pihaknya sejak 2018 hanya bekerja tanpa kejelasan status dan sama sekali tidak mendapatkan honor.

“Sejak kontrak 2017 habis kami belum mendapatkan kontrak lagi, maka dari itu kami meminta kejelasan dari Direktur Rumah Sakit, “ujar Yusri di Aula RS. Masamba, Senin (30/4/2018).

Yusrin juga menambahkan Direktur Rumah Sakit Andi Djemma selama ini memang tidak memperhatikan nasib mereka dan lebih mengutamakan persoalan akreditasi Rumah Sakit.

“Alasan Direktur rumah sakit lagi fokus urus akreditasi, jadi belum bisa memastikan status karyawan, padahal kami bekerja seperti biasa, “tambahnya.

Yusrin juga menuturkan pihaknya akan terus melakukan aksi mogok jika tuntutan mereka tidak dipenuhi oleh pihak rumah sakit.

“Kami akan terus mogok jika tuntutan kami tidak terpenuhi, “tutupnya.(Titto)