Maulid Nabi di Ponpes Uswatun Hasanah, Ini Yang Di Kupas Irwan Bachri Syam

0 Komentar

UPOS,Luwu Timur – Salah satu cara kita untuk mencintai Rasulullah dan melaksanakan ajarannya adalah datang ke Mesjid sebelum Adzan dan menunaikan Shalat Berjamaah. Demikian kata Wakil Bupati Lutim, Irwan Bachri Syam saat menghadiri Maulid Nabi Muhammad di Pondok Pesantren Uswatun Hasanah, Desa Cendana Hijau ,Wotu , Minggu (8/12/2019)

Maulid Nabi ini juga dirangkaikan dengan hari jadi Pesantren Uswatun Hasanah ke XIV.

Menurut Irwan, Maulid Nabi bukan sebatas acara seremonial. Hikmah dibalik peringatan ini adalah meningkatkan keimanan dan meningkatkan kualitas ibadah.

Dalam usianya ke -14 , Irwan mengakui Pondok Pesantren Uswatun Hasanah akan menjadi pusat pengembangan Pendidikan Islam di Luwu Timur.

Olehnya itu Irwan berharap Pondok Pesantren ini menerapkan sistem pendidikan yang memadukan keilmuan, Ahklak, yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Ilmu dan akhlak harus selaras sehingga melahirkan insan yang beretika. “Teknologi boleh maju tapi tidak boleh melahirkan manusia robot , sebab robot tidak pernah tau etika dan sopan santun ” Ungkap Irwan.

Tujuan Pendidikan Islam bukan untuk menjadikan manusia robot yang keluarannya bisa menguasai teknologi. Sistem pendidikan islam mengedepankan nilai-nilai. Sehingga menjadi manusia yang berahlak mulia.Memanusiakan Manusia, Menciptakan keseimbangan antara manusia dan alam. Sehingga Rahmatan lil alamin itu nyata.

Jika sekolah hanya untuk menguasai teknologi maka kita tidak perlu gelar, bahkan tidak perlu sekolah, cukup masuk di lembaga kursus untuk mempelajari semua teknologi, maka akan lahirlah generasi manusia robot yang tek kenal nilai, etika dan ketaqwaan.

“Saya berharap Pondok Pesantren Uswatun Hasanah ini akan menjadi lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi yang beriman, berilmu dan bertakwa ” tutup Irwan. ( UjungpandangPos/***)

..

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment