Lantik Jumahir sebagai Kepala Desa Matano, Lanjutkan Pak Husler

oleh

UPOS, Luwu Timur – Bupati Luwu Timur ,Muh.Thorig Husler mengaku dia bukan orang baru di Luwu Timur.Ia sendiri mengikuti dari Nol Pembangunan Kabupaten Luwu Timur. Olehnya itu ia sangat paham apa yang di butuhkan Luwu Timur kedepan.

” Saya bukan orang baru di Lutim, mulai dari nol saya sudah terlibat dalam proses pembangunannya. Bahkan pembangunan jalan menuju batas Morowali saya terlibat, kalau tidak percaya silahkan tanya sama sama Pak Basar, sambil menunjuk Basar yang lagi duduk diantara warga Desa Matano. ” Ungkap Husler saat melantik Jumahir sebagai Kades Matano Antar Waktu Periode 2020 -2021. Kamis ( 16/01/2020).

Untuk memperjelas lagi Husler malah mengenang sebuah peristiwa yang terjadi saat membangun jalan dari Lutim -Morowali. Pak Basar masih ingat ada orang tua kita yang jadi korban saat jalan itu di buka, Iya pak bupati, saya ingat ucap Basar sambil menganggukkan kepalanya.

Memori ini dibuka di hadapan warga desa Matano untuk membuktikan Husler benar punya andil dalam pembangunan di Lutim saat dia masih menjabat kadis PU saat itu.

Kini jalan menuju batas Morowali sudah menjadi jalan Provinsi, untuk pengaspalannya Husler mengatakan sudah meminta bantuan kepada Gubernur Sulsel dan itu sudah di sanggupi Gubernur Sulsel.

“Saya juga sudah melihat kondisi jalan beton di dalam desa ini, apa masih perlu dilanjutkan, Sontak warga menjawab Lanjutkan Pak Bupati, Lanjutkan, Sambil tersenyum Husler menjawab Lanjutkan dengan Pengaspalan maksud saya . Bagaimana Pak Dewan siap Lanjutkan, ” Ucap Husler sambil tertawa

Husler juga meminta seluruh warga Desa Matano untuk siap menghadapi perubahan yang akan terjadi didesanya. Karena tinggal menunggu waktu Desa Matano ini akan menjadi desa Persinggahan.

Jika pembangunan jalan menuju batas Morowali ini selesai maka volume lalulintas akan meningkat. Dan Matano akan menjadi tempat persinggahan melepas lelah.

Apa yang harus ditangkap oleh Pemerintah Desa Matano dari situ. Yaitu menyediakan fasilitas persinggahan itu. ” Ini dipingir danau Matano ini di poles, dibangun semacam Puja Sera. Sumur Bura -Buranya di percantik, di bangun spot -spot untuk berswa foto.Jejak-jejak peradaban Matano di tampilkan, Harus tetap Bersih dan sejuk. sehingga desa ini akan meninggalkan kesan yang indah dan menarik orang untuk datang ” Terang Husler

” Jika ini sudah jalan, maka kebijakan Pemkab Lutim menetapkan Matano sebagai Desa Wisata sudah tepat. Dan visi pembangunan seperti ini hanya bisa dipikirkan dan dilakukan oleh orang yang tahu apa yang dibutuhkan daerah ini dan tahu pula cara mengeksekusinya ” Pungkas Husler yang disambut tepuk tangan dari warga.

Untuk itu kepada Kepala Desa yang sudah dilantik ini, harus punya inovasi mempersiapkan diri untuk menjadi desa yang maju.

Terkait Pilkada Lutim yang akan digelar pada 23 September 2020. Husler mengajak seluruh warga Matano menjaga situasi desa agar tetap aman.Jangan berkonflik karena beda pilihan. Soal siapa yang dipilih, maka pilihlah calon pemimpin yang pro rakyat dan selalu bersama rakyat.

Acara pelantikan Kades Matano ini di hadiri ketua DPRD Lutim , Amran Syam, Para Kepala Dinas , Ketua Tim Prnggerak PKK Kab Luwu Timur Puspawati Husler dan warga Matano. (UjungpandangPos/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *