Jelang Ramadhan Ini Yang Di Bahas Pak Bupati Lutim

oleh

UPOS,Luwu Timur – Antisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang masuknya Ramadhan, Pemerintah Luwu Timur menggelar Rapat Koordinasi di Aula Sasana Praja Luwu Timur, Jumat ( 26/4/2019).

Rapat ini dipimpin langsung Bupati Luwu Timur,Muhammad Thorig Husler didampingi wakilnya Irwan Bachri Syam. Dalam pertemuan itu hadir dari unsur Polri,TNI, Perbankan, Pengusaha Rittel, Kepala Dinas, Camat ,BPS dan pihak PT Vale.

Menurut Husler, Lonjakan Harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1440 H harus disikapi dengan serius. Jika tidak diantisivasi maka akan menimbulkan gejolak dimasyarakat utamanya penduduk yang kurang mampu.

“Disini kita harus memikirkan langkah yang tepat jangan sampai kenaikan harga barang nantinya membuat keresahan dimasyarakat” Ujar Husler

Dalam pertemuan itu solusi yang dilahirkan untuk menekan gejolak harga barang dengan membuat Pasar Sembako Murah.Ini dianggap masih relevan dan bisa menjangkau warga kurang mampu.

“Untuk Pasar Murah ini Pemkab Lutim hanya mampu mengadakan 3500 Paket Sembako, Kami mohon bantuannya dari pihak swasta membantu pengadaan paket sembako ini “Pinta Husler

Dalam pertemuan itu pihak perbankan pada dasarnya siap berpartisipasi untuk membantu stok sembako. Mereka tinggal menunggu saja berapa yang mesti dibantu.

Rosmiaty Alwy, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM , menjelaskan, saat ini sudah terjadi kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok.

Cabe saat ini sudah naik 12000, Bawang Putih naik 2000. Namun kenaikan ini masih dianggap normal.

Hal lain yang harus diperhitungkan kesediaan stoknya menjelang Ramadhan, adalah Ketersediaan LPG 3Kg di seluruh Pangkalan di Lutim.

Kelangkaan LPG di bulan Ramadhan dan Idul Fitri sudah dipastikan akan berdampak dimasyarakat. ” Kami meminta pihak kepolisian tetap mengawasi pasokan LPG untuk Lutim jangan sampai di bawa ke Sulawesi Tenggara ” Ungkap Rosmiaty.

Terkait harga LPG juga selalu dikeluhkan warga karena pihak pangkalan kerap menjual LPG ke Pengecer sehingga harga LPG tidak sesuai dengan yang sudah ditetapkan pemerintah daerah.( Ujungpandangpos/***)