Jelang Pilgub, Pemda Lutim Gelar Rakor Kewaspadaan

oleh

UPOS, Luwu Timur– Jelang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, 27 Juni 2018 mendatang, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar rapat koordinasi kewaspadaan dini.

Rapat yang digelar di Kantor Pemkab Luwu Timur, Malili, Kab. Luwu Timur, Rabu (11/4/18), dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, Thorig Husler, serta melibatkan unsur TNI, Polres Luwu Timur, DPRD Lutim, Pengadilan Negeri Malili, Kejaksaan Negeri Malili, Kepala Dinas, Camat, Kepala Desa, Tokoh Agama dan Tokoh Adat.

Menurut Husler, kewaspadaan dini harus ditingkatkan, itu harus dimulai dari desa. Olehnya itu kepala desa harus bisa mendeteksi segala gejala kerawanan sosial yang mucul di wilayah masing-masing.

“Luwu Timur ini wilayah perbatasan, orang mau ke Sulawesi Tengah dan Tenggara lewat Luwu Timur, maka Lutim menjadi daerah pelintasan. Sebagai daerah pelintasan otomatis segala kemungkinan kerawanan akan masuk di wilayah kita, dia bisa saja paham radikalisme, provokasi sara, termasuk Narkoba, “ujar Husler.

Tak hanya itu, Husler juga mengajak warga cerdas membaca pesan yang disampaikan lewat media sosial. Akhir-akhir ini pesan berantai yang disampaikan lewat Medsos banyak yang Hoax, dan mengamcam dis integrasi bangsa.

“Medsos juga ini kuat pengaruhnya, tidak bisa dibendung, olehnya itu yang bisa menangkalnya adalah kita sendiri untuk tidak terprovokasi lewat sebuah pesan Hoax, “tambah Husler.

Untuk menangkal itu, semua pihak diminta berperan aktif menjaga kampung, Pilkada Gubernur nanti diyakini akan berpengaruh buat iklim politik di Lutim. Jangan sampai itu merusak keharmonisan warga. “Saya tekankan seperti apapun Pilkada ini berproses, keamanan dan kenyamanan harus yang utama, “tegasnya.

Dalam Rakor tersebut, dilaporkan untuk sementara ini kondisi Luwu Timur masih steril.(Momo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *