IPMAL Demo Kinerja Pelayanan Dinkes Luwu

oleh

UPOS, Luwu– Menyoroti kinerja Dinas Kesehatan Pemkab Luwu dalam bidang pelayanan kesehatan, Ikatan Pemuda Mahasiswa Kabupaten Luwu (IPMAL) menggelar demonstrasi di DPRD Kabupaten Luwu, Belopa, Kab. Luwu, Selasa, (10/4/2018)

Dalam aksinya, demonstran mendesak Pemkab Luwu melakukan mengevaluasi terhadap kinerja Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, khususnya terkait lambatnya pelayanan kesehatan kepada anak penderita tumor ganas di Luwu.

“Sesuai amanah Undang- Undang nomor 39 tahun 1999 tentang hak asasi manusia yang termasuk dalam pasal 52 tentang hak- hak perlindungan anak dan dalam aturan tersebut memperjelas bahwa pemerintah mempunyai tanggung jawab akan hal itu. Sementara anak penderita Tumor di Desa Mario tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal, sementara di dalam undang-undang jelas diatur setiap warga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan, ” ujar salah satu demonstran dalam orasinya.

Selain itu, demonstran juga menuntut agar pasien penderita tumor ganas ini segera diberikan pengobatan atau perawatan yang maksimal, serta memberikan keadilas atas pelayanan kesehatan kepada seluruh warga di Kabupaten Luwu.

“Kami menuntut agar secepatnya mengevaluasi kinerjanya dalam hal pelayanan kesehatan serta mendesak Pemda Luwu dalam hal ini Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan agar memberikan penanganan khusus terhadap Nasril penderita tumor ganas, “kata demonstran.

Usai melakukan orasi di depan Kantor DPRD Luwu, selanjutnya massa aksi diterima Ketua DPRD Luwu, Andi Muharrir, Anggota DPRD Luwu, Sul Arrahman, Muhlis Kararo, Yamin Annas, Sekwan DPRD Luwu, Ahyar Kasim di Ruang Aspirasi DPRD Kab. Luwu.

Sementara dalam pertemuan tersebut, pihak DPRD menghadirkan dinas terkait untuk menjawab aspirasi mahasiswa, diantaranya Kadis Sosial, Mursid Djufri, Kadis Kesehatan, Suharkimin, Direktur RSUD Batara Guru, Fatriwati Rifai dan Kepala BPJS Luwu, Namirah Malik.

“Bahwa pihak RS. Batara Guru saya minta agar pasien ini bisa dirawat dengan maksimal, kemudian Dinkes saya minta mendampingi pasien dan menidaklanjuti sampai di Makassar. Dinkes juga saya minta bahwa jika ada kasus seperti ini agar tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas, untuk segera menyampaikan ke Pemda. Dinas Sosial jangan hanya tinggal diam, bantu pasien tersebut cari langkah- langkah demi membantu keluarga kita ini, “kata Ketua DPRD Luwu, Andi Muharrir.(Irwan Musa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *