Husler Prediksi Corona Di Lutim Akan Menurun Awal Juni 2020

0 Komentar

UPOS, Luwu Timur – Bupati Luwu Timur Muhhammad Thoriq Husler memprediksi penurunan angka Pasien Positif Corona di Luwu Timur akan terjadi pada awal Juni 2020 . Untuk itu proses Rapid Tes akan digenjot terus di Mei 2020 sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 .Demikian dikatakan nya saat dikonfirmasi. Kamis (14/05/2020 ) .

Menurut Husler, semenjak dirinya mengumumkan status Luwu Timur naik selevel dari Siaga Covid -19 menjadi Kondisi Tanggap Darurat Covid-19, Penguatan yang dilakukan dilapangan adalah menggenjot Rapid Tes Massal. Ini dimulai dari seluruh Tenaga Kesehatan, Pedagang Ikan, Personil Polres, secepatnya seluruh Anggota DPRD Lutim dan Kepala OPD. Hingga mencari warga yang pernah kontak dengan Pasien Positif dan Rekatif untuk di Rapid Tes.

Husler berharap Tim Gugus Tugas Covid-19 berhasil mendapatkan sebanyak-banyaknya warga Luwu Timur yang terpapar Corona di bulan Mei 2020 ini. Hingga saat ini baru sekitar Tiga Ribuan warga Lutim yang sudah di Rapid Tes. Fakta yang kita temukan adalah semua pasien Reaktif itu adalah Orang Tanpa Gejala ( OTG ) . ” Ini yang lebih berbahaya jika tidak berhasil kita deteksi sejak dini, dikira sehat ternyata sudah terpapar Virus Covid.” Jelas Husler.

Jika upaya maksimal yang kita lakukan selama bulan Mei 2020 maka pada bulan Juni kita mengevaluasi pergerakannya, Harapan saya pada Juni 2020 pergerakannya kalau bisa sudah turun di titik Nol.

Husler melihat, sejak Maret hingga Mei 2020 Luwu Timur berjibaku melawan penyebaran Covid-19 ini, ia melihat secara perlahan masyarakat Luwu Timur sudah mulai dewasa menyikapi penyakit Corona ini. Jika awalnya ada rasa takut yang berlebihan, berkat edukasi yang terus menerus dilakukan, akhirnya mulai tumbuh kesadaran kalau Corona ini bukan penyakit Aib.

Sehingga ada beberapa kasus pasien Positif di Lutim ini sudah ada yang diterima dimasyarakat, para tetangganya malah memberikan dukungan penuh agar si pasien dikarantina dirumah selama pasien bisa memastikan dirinya mengikuti prosedur Covid. Karena apa , tidak lain masyarakat paham penyebaran Corona ini lewat manusia ke manusia. Jadi selama Induk Semangnya tidak berkeliaran maka Virus itu pun tidak bisa berpindah. Dan jarak penyebarannya itu paling banter tiga meter saja. itupun kalau sipasien itu bersin.

Dari 42 Pasien positif yang ditangani, sudah ada tiga orang dinyatakan sembuh total. Salah satunya Ibu Natalia, Ia menolak untuk di Karantina di Makassar, memilih Karantina di Luwu Timur. Hasilnya setelah ditangani dengan baik dan berkat dukungan lingkungan sekitarnya ia sudah dinyatakan Negatif Corona. ” Swab terakhirnya hasilnya Negatif.  Ini menandakan sudah ada kemajuan kita menangani Corona di Lutim. ” Jelas Husler.

Maka dari itu penting memakai masker, menjaga jarak dan selalu cuci tangan, ini semua untuk mencegah penularan Virus tersebut .Jadi mari bantu pemerintah, sama -sama kita berbuat, dan bantu doanya agar awal Juni Tahun ini Corona sudah mereda di Luwu Timur , sehingga kondisi kehidupan kita kembali berjalan normal . ( UjungpandangPos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment