Diving Bersama TNI-AL, Bupati Lutim Temukan Ini

oleh
oleh

UPOS, LUWU TIMUR – Menyelam bersama Angkatan Laut di Daerah Laut Lampia, Bupati Luwu Timur menemukan obyek wisata pantai yang baru.Hari Itu juga Obyek Wisata itu di beri nama Tanjung Husler.

“Tadi saya mencoba menyelam (Diving) di daerah tak jauh dari Bulu Poloe, kami menemukan sebuah tanjung, disitu pasir putihnya panjang dan bagus. Pantainya juga landai. Saya tanya sama Kadis Pariwisata tempat ini apa namanya, ternyata belum punya nama, oleh tim Penyelam yang ada saat itu sepakat memberi nama Tanjung Husler,” kata Thorig Husler saat dikonfirmasi di Pelabuhan Lampia usai melakukan penyelaman Kamis,(10/5/18).

Dinamakan Tanjung karena letaknya agak masuk ke laut, di atasnya masih tumbuh dengan baik pepohonan hutan.

Lanjut dijelaskan Husler, Setelah menyusuri pantai pasir putih di tanjun tersebut, dia bersama Kepala Dinas Pariwisata, Hamris Darwis, Instruktur Penyelam Kapten Jawawi dari Lantamal VI Makassar melakukan Penyelaman.

Dijelaskan di daerah tersebut terumbu karang sangat indah, belum di rusak oleh para pengebom ikan. Pemandangan karang ini sangat takjub, penuh warna di hiasi dengan ikan karang yang beraneka warna dan bunga karang seperti kembang yang tengah mekar.

Airnya juga sangat jernih. Sehingga habitat laut yang terkecil bisa dilihat jelas.

” Saya menyelam sampai kedalaman 10 Meter, luar biasa sensasinya di bawah laut, ada kedamaian disana, melihat bunga karang menari di dorong gelombang laut , betah rasanya berlama-lama menikmati alam bawah laut ” Ujar Husler

Di situ juga kami membuat spot -spot untuk penyelaman. Sehingga bagi mereka yang hobi menyelam sudah bisa ditentukan titiknya dimana saja karang yang indah itu.

Sebenarnya kedatangan Husler di Pelabuhan Lampia untuk menutup Diklat Penyelam yang melibatkan anggota PMI dan ASN Luwu Timur.

Sebelum menutup dia menyempatkan diri untuk menyelam. Selain kadis Pariwisata, hadir juga Kadis Sosial,Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sukarti, Kadis Pendidikan Labesse dan Kadis Tarkim Zainuddin. (Momo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *