Masih Kompak, Husler -Irwan Kunjungi Warga di Seberang Danau Towuti

oleh

UPOS,Luwu Timur –  Bupati Luwu Timur, Muhammad Thorig Husler bersama Wakilnya, Irwan Bachri Syam, kompak mendatangi warga Desa Rante Angin yang berada diseberang danau Towuti, untuk bertanya dan mengecek realisasi pembangunan yang sudah masuk dan dirasakan masayarakat setempat. Rabu (27’2/2019)

Penting bagi Husler – Irwan untuk melihat dan mendengar langusung keluhan warga agar keduanya paham masalah yang ada di desa tersebut

“Desa ini jauh dari pusat pemerintahan, bukan berarti kami lupa, hari ini kami datang berdua ingin melihat langsung realisasi pembangunan di desa ini dan mendengar keluhan warga “Ujar Husler

Sekarang ini sudah tahun ketiga masa kepemimpinan kami di Lutim, tentunya kami butuh evaluasi, yang sudah bagus akan ditingkatkan dan yang belum akan disempurnakan

” Kalau pembangunan fisik sudah jalan, sisa listrik, karena sampai saat ini kami warga Desa Rante Angin belum mendapatkan penerangan Listrik, mohon bantuannya pak Bupati ” Ujar Arman Warga desa setempat

Husler menjawab, meminta mereka untuk bersabar terkait jaringan listrik PLN yang belum menjangkau wilayah tersebut. Menurutnya, hal tersebut dikarenakan jaringan kabel sebagian besar melalui kawasan hutan lindung.

Husler mengungkapkan jika pihaknya saat ini tengah mengupayakan pelepasan kawasan hutan seluas 84 ribu hektar, termasuk di wilayah tersebut, dan saat ini telah memasuki tahap pemetaan lokasi.

“Dalam waktu dekat, jika SK Menteri Kehutanan terkait pelepasan kawasan hutan wilayah Luwu Timur telah keluar, maka kita akan langsung membenahi jaringan listrik yg sempat tertunda,”  Jelas Husler dihadapan warga.

Usai berdialog, Husler bersama wakilnya Irwan Bachri Syam di dampingi sejumlah Kepala Dinas dan Anggota Dewan meninjau bendungan desa yang rusak akibat tersapu banjir . Kemudian mendatangi gedung sekolah SLTP yang keadaannya masih memprihatinkan.

Husler memutuskan akan segera mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki bendungan dan membangun tiga RKB buat sekolah tersebut agar proses belajar mengajar di desa tersebut berlangsung nyaman.(UjungpandangPos/***)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *