Permintaan Sablon Baju Jadi ‘Penolong’ UMKM Basmalah Com di Tengah Pandemi Covid-19

0 Komentar

UPOS, Makassar- Dampak ekonomi pandemi Covid-19 di Indonesia memang begitu terasa. Terlebih kepada mereka yang bergerak di bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Seperti yang dirasakan oleh UMKM yang bergerak di bidang percetakan, Basmalah Com.

Basmalah Com yang terletak di Jalan Emy Saelan, Makassar, merasakan dampak besar akibat pandemi yang mengharuskan para pelajar dan mahasiswa untuk belajar dari rumah.

Apalagi, Basmalah Com terletak di dekat dua kampus ternama, yakni Universitas Negeri Makassar dan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Jika hari biasanya Basmalah Com ramai dikunjungi para pelajar dan mahasiswa yang ingin melakukan cetakan untuk keperluan tugas mata kuliah, kali ini tidak.

Namun perlahan, Basmalah Com tetap dapat banyak pemasukan dari orderan lain. Salah satu karyawan Basmalah Com, Riki Pradana, yang ditemui di tempat kerjanya mengungkap, jika saat ini pemasukan usahanya lebih ramai pada pesanan sablon baju dan pembuatan stiker.

“(Mahasiswa) print (tugas) sekarang sudah bisa dihitung jari jumlahnya, dibandingkan sebelum ada virus,” ucap Riki, pada Rabu (3/6/2020).

“Tapi alhamdullilah orderan sablon baju dan stiker meningkat dari bulan-bulan sebelumnya selama pandemi ini,” imbuhnya.

Hanya saja, sambung Riki, pesanan baju dan stiker bukan lagi dari kalangan mahasiswa. Ia bersyukur, karena usahanya saat ini sudah mulai dilirik oleh kalangan non-mahasiswa, seperti penggiat politik dan pekerja kantoran.

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment