Bunda PAUD Dikukuhkan, Bupati Basmin Harap Kolaborasi

  • Whatsapp

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Luwu, Dr. Hj. Hayarna Basmin mengukuhkan 22 Bunda PAUD tingkat kecamatan se-kabupaten Luwu, di aula rujab Bupati Luwu Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Selasa (21/9/2021). (Ist)

UPOS, Luwu – Secara resmi Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Luwu, Dr. Hj. Hayarna Basmin mengukuhkan 22 Bunda PAUD tingkat kecamatan se-kabupaten Luwu, di aula rujab Bupati Luwu Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Selasa (21/9/2021).

Dalam pengukuhan yang dirangkaikan sosialisasi penguatan kapasitas Bunda PAUD tingkat kecamatan, desa se- Kabupaten Luwu turut dihadiri Bupati Luwu, Dr. H. Basmin Mattayang dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Hasbullah Bin Mush.

Dalam sambutannya, Basmin mengharapkan Bunda PAUD yang melekat pada istri pejabat Camat dapat secara rutin menjalin koordinasi dengan pemerintah desa/Kelurahan, Kecamatan hingga Kabupaten. Menurutnya, melalui koordinasi yang berjalan dengan baik akan menghasilkan output yang optimal.

“Jadi ini tugas-tugasnya ibu nanti melakukan koordinasi dengan seluruh desa dan lurah supaya tugas dan tanggung jawabnya dapat dilaksanakan dengan baik,” ungkap Basmin.

Sementara itu, Bupati juga berharap besar kepada Bunda PAUD baik tingkat Desa/Kelurahan dan Kecamatan tidak hanya sekedar formalitas dikukuhkan, namun benar-benar dapat memberikan bimbingan dan pendidikan bagi generasi emas di Kabupaten Luwu.

Bupati Luwu, Dr. H. Basmin Mattayang menghadiri pengukuhan 22 Bunda PAUD, dirangkaikan sosialisasi penguatan kapasitas Bunda PAUD, di aula rujab Bupati Luwu Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Selasa (21/9/2021). (Ist)

“Saya harapkan kalau nanti sudah selesai dikukuhkan maka kembali ke Kecamatan bekerja dengan baik, kita ingin melahirkan anak didik yang cerdas, sehat, ceria dan berakhlak mulia,” harap Basmin.

Usai mengukuhkan, Dr. Hj. Hayarna Basmin menyampaikan keinginannya untuk menghadirkan generasi emas dengan memberikan pendidikan usia dini yang berkualitas.

“Secara teknis tupoksi Bunda PAUD akan kita sosialisasikan sehingga diharapkan bisa menumbuhkan semangat layanan PAUD yang berkualitas diwilayah masing-masing,” tutup Hayarna. (*)

Pos terkait