Breaking News : Gerak Cepat, Polisi Jeneponto Temukan Terduga Pelaku Pembunuhan di Rumbia

0 Komentar

UPOS, Jeneponto– Terkait penemuan sesosok mayat lelaki yang diduga korban pembunuhan di Dusun Lassang Te’ne, Desa Rumbia, Kec. Rumbia, Kab. Jeneponto, Polres Jeneponto menggelar konferensi Pers di Mapolres Jeneponto, Binamu, Kab. Jeneponto, Rabu (23/9/2020) sore.

Dipimpin Kapolres Jeneponto, AKBP. Yudha Kesit Dwijayanto, Polres Jeneponto, khususnya Satuan Reserse Kriminal Polres Jeneponto merilis terduga pelaku yang berhasil diamankan tidak berselang lama setelah penemuan mayat korban pembunuhan malam kemarin.

Terduga pelaku pembunuhan yakni MR (28) yang merupakan warga Kab. Jeneponto. Pelaku diamankan bersama barang bukti sebilah senjata tajam jenis badik yang diduga digunakan untuk menganiaya korban hingga meninggal dunia.

“Alat digunakan adalah sebuah badik untuk membunuh korban, pelaku menghentikan korban saat mengendarai sepeda motor di jalan, pelaku menikam korban sebanyak 12 kali, yang juga sesuai hasil visum, “jelas Yudha Kesit Dwijayanto.

Lebih jauh, Yudha mengungkapkan bahwa motif pelaku melakukan pembunuhan lantaran dibakar api cemburu terhadap korban yang diduga melakukan perselingkuhan dengan istri pelaku.

“Kita sudah mengamankan pelaku, motifnya diduga permasalahan keluarga, 3 bulan lalu diduga terjadi penganiaya terhadap istri pelaku oleh pelaku, dan istri pelaku sudah tidak mau rujuk, hingga terjadi perselingkuhan. Korban berboncengan dan istri pelaku, pelaku mengetahui arah tujuan kedua, dan direncanakan untuk dibunuh, “tambahnya.

Sebelumnya, sesosok mayat berjenis kelamin laki- laki ditemukan tergeletak bersimbah darah pada bahu jalan, di depan salah satu sekolah menengah kejuruan di Dusun Lassang Te’ne, Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Selasa (22/9/2020) malam.

Dari indentitas Kartu Tanda Penduduk, korban diketahui bernama Randy Secada, bertempat tanggal lahir di Ujung Pandang 09 Juli 1993, beralamat di Jln. Raya Lanto No. 21, Tappanjeng, Kabupaten Bantaeng.


Penulis : *
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment