Sesar Matano Aktif, Lutim Rawan Gempa Bumi

oleh

UPOS, Luwu Timur– Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Luwu Timur, Muhammad Sabur menghimbau Warga Luwu Timur tetap meningkatkan kewaspadaannya terhadap ancaman gempa bumi. Posisi Luwu Timur yang berada di Sesar (patahan) Matano menjadikan daerah ini rawan gempa, demikian dikatakannya saat dikonfirmasi di Posko BPBD Luwu Timur, Sabtu (29/9/2018).

Menurut Sabur, sejak Januari hingga Agustus 2018, BMKG sudah memberikan laporannya kepada BPBD Lutim sudah terjadi delapan kali guncangan Gempa di Lutim, namun ini belum menimbulkan dampak karena skala guncangan masih kecil.

“Itu data Januari sampai Agustus 2018 ya, yang bulan September belum ada dari BMKG, tapi berdasarkan rasa, setidaknya sejak Jumat kemarin hingga Sabtu 29 september 2018 ini sudah tiga kali guncangan yang dapat kita rasakan, “kata Sabur.

“Ini pertanda Sesar Matano ini aktif, dan untuk itulah harus waspada. Kenapa gempa di Donggala Sulawesi tengah juga dirasakan guncangan di Lutim ,karena antara Sesar Matano dengan Koro Palu masih satu jalur gempa, “tambahnya.

Selain itu, Kata Sabur, pihaknya juga akan merumuskan sebuah kebijakan untuk diajukan ke Bupati agar warga Luwu Timur membuat bangunan rumahnya dengan kosntruksi tahan gempa. Termasuk titik- titik wilayah yang rawan gempa. Kalau berdasarkan peta gempa , Kantor Bupati Luwu Timur itu tepat berada di jalur gempa, makanya bangunannya selalu retak manakala ada guncangan .

” Jadi kalau di Luwu Timur, saya harap warga jangan bangga dengan membuat bangunan dua atau tiga lantai, itu besar resikonya, boleh saja membangun sampai dua lantai, tapi kontruksinya harus tahan gempa, tapi alangkah bagusnya kalau satu lantai saja itu lebih aman, “tandas Sabur.(Ujungpandang Pos/Momo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *