Pertama Kali di Indonesia, Pemilihan Ketua KNPI Gunakan Sistem E-Voting

0 Komentar

UPOS, Makassar– Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel ke XV yang dihelat tamggal 26 sampai 27 Desember mendatang punya pembeda dari musda-musda sebelumnya.

Salah satu pembedanya adalah OKP serta DPD tingkat II untuk ikut serta dalam proses Musda harus mendaftar melalui online dengan menggunakan sistem barcode.

Proses verifikasi registrasi kepesertaan ini sengaja diterapkan dengan menggunakan sistem online demi memudahkan dan kelancaran pelaksanaan Rapimda dan Musda ke XV.

“Ini kali pertama di Indonesia dan akan menjadi sejarah baru bahwa KNPI semakin maju sekarang mengikuti perkembangan seizin zaman. Apalagi eranya industri 4.0,” kata Karateker Ketua KNPI Sulsel, Muhammad Natsir saat dikonfirmasi, Kamis (19/12/2019).

Tidak hanya proses keiikutsertaan OKP dan DPD dalam pelaksanaan Rapimda dan Musda dengan cara registrasinya melalui sistem online.

Tetapi menurut Natsir, panitia Musda juga sedang mempersiapkan sistem atau pemilihan ketua baru dalam forum Musda yang dihelat pekan depan di Hotel Novotel Makassar nantinya dengan sistem perhitungan suara menggunakan mekanisme e-vote.

Termasuk juga, kata Natsir pendaftaran Calon Ketua/Formatur DPD KNPI sulsel 2019-2022 juga akan dilakukan secara online

“Sekarang sudah era milenial. Paling tidak KNPI Sulsel dibawah kepemimpinan kami bisa menjadi contoh atau rule model bagi daerah lain untuk menggunakan serta menerapkan sistem e-voting ditiap pelaksanaan Musda atau pemilihan ketua baru,” terangnya.

Natsir menjelaskan untuk registrasi verifikasi keikutsertaan OKP dan DPD di Rapimda dan Musda kali ini dapat mengasesnya melalui online atau scan barcode lewat HP android.

“Jadi tidak perlu lagi repot-repot registrasi secara manual. Itu sudah ditinggalkan. Di Era Milenial ini semua harus efisien, efektif, dan produktif,” urainya.

Terpisah, Ketua Musda XV KNPI Sulsel, Imran Yusuf mengatakan mengenai persiapan keikutsertaan OKP dan DPD sejauh ini sudah banyak yang melakukan registrasi secara online.

“Sejauh ini sudah banyak yang mendaftar untuk hadir di Musda. Persiapannya sudah rampung sampai 75 persen,” kata Imran singkat. (Rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment