Palopo Giat Cerdaskan Generasi Muda

0 Komentar

UPOS, Palopo — Sidang Senat Terbuka Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kurnia Jaya Persada Wisuda Diploma III Kebidanan, Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners Tahun Akademik 2018/2019 yang dilaksanakan di Gedung Saodenrae Convention Center (SCC) Kota Palopo, Selasa 17 Desember 2019.

Ketua Stikes Kurnia Jaya Persada NS. Reskiyah Hoesni, S.Kep.,M.Kep menyampaikan bahwa dimana acara ini merupakan bukti nyata bahwa Stikes Kurnia Jaya Persada Palopo kembali mengukir keberhasilannya dalam wisuda tahun akademik 2018-2019 yang terdiri dari wisuda diploma III kebidanan, Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners

“Stikes Kurnia Jaya Persada Palopo ini telah berdiri sejak tahun 2006 diawali dengan pembukaan priodi diploma III kebidanan dan serjana Keperawatan kemudian ditahun 2011 terbentuk priodi Profesi Ners dan terus meningkatkan kemampuan dan kepabalitas dalam mendidik mahasiswa dengan lulusan yang terampil dan berdaya saing dalam dunia kerja. ”

Lanjutnya, Stikes Kurnia Jaya terus memperluas pendidikan dengan membuka prodi baru yakni prodi serjana dan profesi kebidanan, dan pada tahun ini kami telah menerima mahasiswa untuk ke dua prodi tersebut. Lebih dari itu guna berperan dalam proses mencerdaskan kehidupan anak bangsa dalam ilmu kesehatan Stikes Kurnia Jaya Persada palopo terus meningkatkan sumber daya manusia sarana dan prasarana.

Mewakili Walikota Palopo, dalam hal ini Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Palopo, Dr.dr. Ishaq Iskandar M.Kes, menyampaikan sebagaimana diketahui Kota Palopo saat ini sedang giat-giatnya membangun, dan itu sudah menjadi komitmen Pemerintah Kota Palopo untuk mengupayakan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Dengan mempersilahkan masyarakat untuk berkarya, bekerja apa saja yang baik untuk dilakukan sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing”.

Lanjutnya, kita menyadari bahwa dunia pendidikan di Kota Palopo saat ini telah mengalami kemajuan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Di Kota Palopo telah berdiri beberapa perguruan-perguruan tinggi, semuanya itu untuk kepentingan masyarakat kota Palopo.”

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo, Prof.Dr. Jasruddin Daud M, M.Si sekaligus membawakan orasi ilmiah perguruan tinggi pilihan di Era Revolusi Industri 4.0 menyampaikan beberapa hal bahwa Kampus era revolusi industri 4.0 harus memiliki fasilitas IT.

“Alumninya akan buta huruf jika kampus tersebut tidak memiliki fasilitas informasi dan teknologi, karena tidak ada lagi rumah sakit kecil yang tidak menggunakan teknologi”.

Selain itu, dibutuhkan pula jaringan kerjasama, dimana hari ini jika hanya bekerja sendiri itu tidak bisa. Betapa pentingnya komunikasi, karena kita tidak akan sukses jika hanya bekerja sendiri

Ditambahkan, “Mahasiswa berpikir dan berkarakter milenial, dimana mahasiswa masing-masing harus memiliki smartphone salah satu ciri generasi milenial.”

Hal lainnya dijelaskan bahwa Dosen harus pula Open Minded (terbuka wawasannya) yaitu disamping mahasiswa kita berkarakter nilainya, maka dosennya juga harus lebih berkarakter dan lebih cerdas.

Pada kesempatan ini, Jumlah wisudawan/wisudawati yang diwisuda sebanyak 364 mahasiswa, dimana S1 Perawat sebanyak 87, Diploma III kebidanan sebanyak 83, dan Profesi Ners sebanyak 194.

Hadir dalam rapat senat terbuka diantaranya Pembina Yayasan STIKES Kurnia Jaya Persada Palopo, dr. Hj. Nurhaenih, S.Kep.,M.Kes, Ketua PPNI, Dr. H. Basrah, Ketua Yayasan Kurnia Jaya Persada, dr. Indah Mustika Sari, Rektor Universitas Muhammadiyah Palopo, Dr. Salju, segenap Civitas Akademika STIKES Kurnia Jaya Persada Palopo, para wisudawan/wisudawati STIKES Kurnia Jaya Persada Palopo, Serta Para orang tua wisudawan.

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment