MPW Pemuda Pancasila Sulsel Kunjungi Gerai MiRaNeSia BLH PP Luwu

0 Komentar

UPOS, Luwu — Gerai Miranesia adalah tempat kumpul anak muda luwu untuk memproduksi hasil limbah/sambah utk di daur ulang menjadi produk yg sangat berkualitas. adapapun produk yang sudah diproduksi seperti Piring ato nampan yang terbuat dari Pelepah daun Pinang Gelas dan Wadah berupa mangkuk yang terbuat dr Tempurung Kelapa, serta Pipet/sedotan yang terbuat dari bambu.

semua produk yang dibuat ini merupakan hasil karya anak muda kab luwu khususnya para penyandang disabilitas sehingga menjadi ruang terbuka bagi mereka beraktifitas dan berkarya, ahmadi abbas atau yang akrab disapa madi lontara yang juga Ketua Badan Lingkungan Hidup PP Luwu menyatakan bahwa dia dan teman2 pengelola menggunakan tenaga teman2 disabilitas tujuan utamanya adalah membuka ruang bagi mereka agar supaya bisa mendapat perhatian dari pemerintah khususnya untuk pengadaan ruang Balai Latihan Kerja (BLK) khusus utk saudara2 kita yang penyadang disabilitas.

Ibu Ketua MPW Diza Ali dalam kunjungannya sangat mengapresiasi atas usaha serta kreatifitas yang dilakukan oleh teman2 BLH PP Luwu dan berharap produk yang dihasilkan hrs dibuat lebih menarik kemasannya agar bisa di pasarkan ke kancah yang lebih besar, pada kesempatan ini juga ibu Diza membawa beberapa produk yang ada seperti Pipet Bambu, Gelas dll untuk coba di perkenalkan di beberapa relasi dan rekan kerjanya pada kesempatan ini juga beliau mengajak seluruh kader Pemuda Pancasila untuk menggalakkan gerakan Cinta Lingkungan dengan mulai dari diri sendiri untuk meninggalkan kebiasaan lama kita dari menggunakan Plastik dengan beralih kepada penggunaan bahan/wadah yang bebas dari bahan kimia.

pesan terakhir dari ibu ketua MPW PP Sulsel kepada kader PP Luwu terkhusus BLH PP Luwu terus berkarya dan membuat hasil kreasi yang lebih unik sehingga bisa menjadi ciri khas produk dari tangan kader Pemuda Pancasila Kab Luwu sehingga hasil karyanya bisa meNasional dan lebih di kenal, dan memperoleh banyak peminat, khususnya kita di Sulawesi Selatan.

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment