Masih Aman dari Wabah, Husler Minta Petugas Covid-19 di Tiga Desa Optimalkan Pengawasan

0 Komentar

UPOS, Luwu Timur – Memanfaatkan waktu diakhir pekan, Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler memantau sejumlah Posko Covid-19 Desa. Posko yang pertama dikunjungi yakni Posko Covid-19 Desa Kalpataru, kemudian dilanjutkan ke Posko Covid-19 Desa Rante Mario Kecamatan Tomoni dan Posko Covid-19 Desa Batu Putih Kecamatan Burau, Sabtu (16/05/2020).

Usai mencuci tangan dengan sabun, Bupati juga menyapa para petugas Posko yang masih tetap siaga menjaga wilayahnya, serta membagikan puluhan masker kepada petugas Posko. “Terima kasih atas kerjasamanya, hingga saat ini belum ada laporan terkait kasus Covid-19 di wilayah ketiga Desa ini. Saya minta petugas Posko tetap aktif mengawasi agar wabah corona tidak masuk kewilayah ini,” kata Husler.

Menurut Husler, pencegahan wabah corona harus dilakukan bersama-sama, Pemerintah dan masyarakat desa harus saling bersinergi untuk menjaga wilayahnya dari ancaman virus corona atau Covid-19. Terutama untuk wilayah desa yang belum terjangkit virus diharapkan lebih serius dan berperan menjaga wilayahnya.

“Mari saling membantu. Masyarakat juga harus peduli dan aktif berperan untuk menjaga wilayah Desanya sehingga tujuan kita memutus mata rantai virus corona bisa dilakukan,” jelasnya.

Saat ini, kata Husler, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 atau TGTPP terus bekerja melakukan rapid test di masyarakat. “Jadi wajar saja jika terjadi peningkatan kasus karena kita terus aktif melakukan rapid test untuk memastikan masyarakat kita terpapar virus atau tidak, sehingga bisa dilakukan isolasi terhadap mereka yang terpapar virus,” tambahnya.

Orang nomor satu di Jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ini berharap dengan semakin gencarnya rapid test dilakukan dimasyarakat, tentu akan di dapatkan data pasti sehingga akan memudahkan penanganan terhadap orang yang terinfeksi virus tersebut.

“Saya harapkan masyarakat proaktif jika nantinya di lakukan rapid test di wilayahnya. Semua ini dilakukan untuk memutus mata rantai virus tersebut,” tutupnya. (hms/ikp/kominfo -UjungpandangPos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment