Hasil Pengawasan Dari Lima Puluh Pangkalan Hanya Dua yang Konsisten Dengan HET LPG

oleh

UPOS, Luwu Timur – Pengawasan Tim Terpadu Pemerintah Luwu Timur terhadap LPG menemukan banyak Pangkalan nakal di Luwu Timur . Dari Lima Puluh Pangkalan yang di datangi di Zona Satu hanya ada dua Pangkalan saja yang konsisten menjual dengan Harga Eceran Tetap sesuai harga Keputusan Bupati. Demikian Kata Rosmiaty Alwi kepala Dinas Perdagangan Koperasi Luwu Timur, Jumat ( 17/5/2019 )

Menurut Rosmiati Alwi, hasil pengawasan di lapangan, pasokan LPG ke Luwu Timur berlangsunga lancar, setiap hari ada pasokan LPG satu sampai tiga mobil disetiap zona. Satu mobil mengangkut 560 tabung . kecuali hari Minggu. Secara akal sehat LPG tidak mungkin langka, tetapi yang terjadi dilapangan malah sebaliknya. ” Inilah yang membuat kita heran ” Ujar Rosmiaty

Distribusi LPG ke Luwu Timur dibagi tiga Zona, Zona satu meliputi, Burau, Wotu, Tomoni, Tomoni Timur dan mangkutana, HET LPG nya Rp.18.000. Zona Dua meliputi Malili, Angkona dan Kalaena, HET resmi 19.000 Dan Zona Tiga wasuponda, Towuti dan Nuha HET Rp 20.000.

Dari hasil pengawasan juga Tim menemukan banyak pangkalan nakal menjual LPG diatas Harga Eceran Tetap. ” Di Tomoni ada yang jual 25 000 pertabung. Ini Sudah kita laporkan ke Agennya supaya mendapat Sanksi dari Agen ” Ujar Rosmiaty

Kenapa Agen, karena perjanjian kerja sama mereka sama Agen, Kami berharap Agen memberi sanksi terlebih dahulu berupa penghentian sementara suplai LPG. Selanjutnya jika Sanksi ini tidak mempan maka Pemerintah akan bertindak dengan mencabut Izin Usaha mereka. kata Rosmiaty

Rosmiaty mengaku pengawas LPG ini belum tuntas, karena Zona dua dan Tiga masih sementara berjalan proses pengawasannya. Untuk mengantisivasi kelangkaan Dinas Perdangan sudah mengedarkan surat pemberitahuan kesetiap Pangkalan agar tidak melayani pengecer. ( Ujungpandangpos/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *