Gubernur NA Hadiri Peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa Rakyat Sulsel

0 Komentar

Makassar — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof H M Nurdin Abdullah menghadiri upacara bendera dalam rangka memperingati hari korban 40.000 jiwa bagi rakyat Sulsel, di Monumen Korban 40.000 jiwa, Makassar.

Peringatan yang ke-73 tahun ini menjadi momen bagi seluruh masyarakat Sulsel untuk memperingati perjuangan para pahlawan kita sejak 73 tahun silam.

“Hanya bangsa yang besar yang bisa menghargai pahlawannya. Setiap kali kita memperingati 40.000 jiwa setiap itu juga kita mengingat bagaimana perjuangan para pahlawan kita,” ungkap Prof Nurdin Abdullah dalam pidatonya, di Jalan Langgau, Makassar, Rabu, 11 Desember 2019.

Prof Nurdin menjelaskan, untuk para generasi bangsa saat ini selain menghormati para pahlawan dengan melakukan upacara peringatan bendera, juga dirinya berharap generasi bangsa harus memberikan andil dengan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan.

“Ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan masyarakat untuk menghormati para pejuang, dan bagaimana generasi saat ini mengisi kemerdekaan dengan pembangunan untuk para pejuang kita terdahulu,” jelas mantan Bupati Bantaeng 2008-2018 ini.

Selain itu, Prof Nurdin berharap kepada seluruh generasi bangsa agar sama-sama memelihara generasi muda dalam mewujudkan cita-cita bangsa, khususnya di Sulsel sendiri.

“Bagaimana kita memilihara generasi muda setelah melihat bagaimana para pejuang kita,” kata mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini.
Selain itu, tidak lupa Prof Nurdin mengingatkan kepada seluruh hadirin bagaimana mempersiapkan diri dalam menghadapi persaingan dagang Amerika dengan Tiongkok.

“Untuk menghadapi persaingan dagang antara Cina dan Amerika mari kita memperkuat persatuan kita, memperkuat ekonomi kita untuk menjadikan bangsa yang makmur,” pungkasnya.(*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment