Dilarang Tangkap Ikan di Kepulauan Selayar, Pemkab Sinjai Siap Bantu Nelayan

0 Komentar

UPOS, Sinjai- Gerakan Mahasiswa Bersatu (GERMAB) bersama ratusan para nelayan seruduk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai, pada Rabu (8/7/2020).

Mereka memprotes adanya tindakan diskriminatif saat para nelayan melakukan penangkapan ikan di kawasan laut Kepulauan Selayar.

“Inilah yang membuat nelayan Sinjai merasa terdzolimi karena masih banyak nelayan yang dibiarkan melakukan penangkapan tanpa diproses secara hukum, bahkan terkesan dibiarkan, beda kalau nelayan dari Sinjai langaung ditindaki secara tegas bahkan didenda puluhan juta dan dilakukan penjara tanpa alasan yang jelas,” ungkap koordinator aksi, Sulfadli.

Zulfadli menyatakan, seakan-akan masyarakat dari luar terkesan didiskriminasi karena dilarang menangkap ikan di wilayah perairan Selayar.

“Jika memang ada aturan yang mengikat tentang larangan menangkap ikan di kepulauan perairan Selayar maka kami meminta dijelaskan, kalaupun ada aturannya kenapa bisa terjadi tebang pilih, padahal mereka yang menangkap ikan menggunakan alat yang sama, kenapa mereka tebang pilih,” tegasnya.

Sulfadli menambahkan, hal ini tidak boleh di biarkan berlarut-larut karena ini bisa saja menimbulkan persaingan usaha yang tidak sehat, karena ini bisa menimbulkan konflik.

“Olehnya itu, hari ini kami hadir di gedung DPRD untuk menyampaikan apa yang menjadi keluh kesah dari rakyat dan untuk segera ditindak lanjuti dengan meminta kepada pemerintah Sinjai melakukan memediasi kepada pemerintah Kepulauan Selayar, agar persoalan ini dapat terselaikan cepat,” harapnya

“Jika dalam hal ini tidak ada tindak lanjut dan kejelasan maka kami akan kembali turun melakukan aksi besar-besaran,” kuncinya.

Aksi itu diterima oleh Komisi III DPRD Sinjai, Akmal Ms, Nur Alam, Zainal Abidin Hasnur, turut dihadiri pula Wakil Ketua DPRD M. Sabir dan Ketua DPRD Sinjai Lukman H Arsal.

Sementara itu, Plt Kadis Perikanan Sinjai Aminuddin Zainuddin, mengaku baru mendengar ada persoalan yang terjadi terhadap nelayan Sinjai ketika dilarang beroperasi di perairan Kepulauan Selayar.

“Insya Allah secepatnya saya akan mencari solusinya. Akan bertemu langsung kepada sekda Selayar untuk melakukan komunikasi terkait persoalan yang terjadi ini,” katanya. (*)

Penulis : Jumardi
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment