Begini Cara Agar Puasa Kita Mencapai Predikat Muttaqin

oleh

UPOS, Luwu Timur – Ustadz Lalu Achmad Jalaluddin, mengatakan puasa itu mengantarkan umat islam ke predikat Muttaqin yaitu orang yang bertaqwa yang senantiasa memelihara diri dengan menjalankan semua perintah Allah dan Menjauhi Larangannya. Demikian dikatakannya saat menyampaikan Tausiyah Ramadhan di Rumah Jabatan Bupati daat acara buka Puasa bersama, kamis (9/5/2019 )

Menurut Achmad Jalaluddin, Yang dimaksud dengan takwa disini adalah takut dengan kemurkaan Allah dan takut dengan azab Allah. Azab dan kemurkaan Allah itu sebabnya kemaksiatan dan dosa. Sedangkan sumber maksiat itu adalah nafsu. Nasu inilah menjadi senjatanya syaitan untuk memperdayakan manusia. Maka untuk melumpuhkan syaitan lumpuhkan senjatanya yaitu nafsu. Nafsulah yang kita perangi degan ibadah puasa.

” Nafsu ini laksana binatang, binatang kalau kita ingin melemahkan, pertama harus di kekang atau di ikat , Kemudian kurangi pemberian Pakan , dan terakhir di tambahkan bebannya. Itu binatang akan lemah , seperti itu juga melemahkan nafsu. ” Ujar Jalaluddin

Mengekang atau mengikat sama halnya menahan diri. Mengurangi Pakan yaitu puasa, dan menambah beban dalam hal ini memperbanyak dzikir, shalat dan ibadah lainnya. Jika Nafsu sudah lemah sebaliknya jangan di bunuh. sebab kalau di bunuh tidak ramai dunia. Tetapi di atur , kita yang kendalikan.

jika nafsu sudah bisa dikendalikan maka senjata syaitan akan lumpuh, maka kita akan mematuhi larangan-larangan Allah dan melaksanakan perintah Allah. jika kita sudah bisa melaksanakan perintah Allah dan menjuihi larangan -larangan Allah maka kita akan mendapatkan predikat Muttaqin .

Predikat Muttaqin ini sama halnya satu sikap mental yang tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan, tak gentar karena intimidasi, tidak silau dengan materi, tidak takut biar langit runtuh, yang haq tetap haq yang batil tetap batil. sekali dalam kebenaran sampai mati dalam kebenaran , itulah mental Muttaqiin.

Lalu Achmad Jalaluddin ini adalah pengasuh Pondok Pesantren Uswatun Hasanah Pepuro kecamatan Wotu. Ia datang ke acara Buka Puasa bersama ini karena undangan Bupati Luwu Timur. Tausiyah yang disampaikannya sangat berisi, lugas dan mudah dicerna. sehingga para jemaah diam-diam mengakui kedalam pengetahuan Agamanya dan tidak bosan.

” Ini baru mantap, penceramah dari manakah ini, luar biasa kedalamannya ilmu agamanya, bisa menyandingkan ilmu agama dengan teori ilmu pengetahuan, ” ujar Rihul salah seorang jamaah yang hadir diacara buka puasa bersama. ( UjungpandangPos /***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *