ADVERTORIAL : HJL- HPRL 2021, Bupati Luwu Ajak Masyarakat Tana Luwu Bersatu

0 Komentar

UPOS, Luwu– Momentum Hari Jadi Luwu ke-753 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-75 pada tahun 2021, Bupati Luwu, Basmin Mattayang mengungkapkan kegembiraan sekaligus rasa sedihnya.

“Kegembiraan akan sebuah kemerdekaan yang dirasakan masyarakat Tana Luwu dan spirit dari sebuah peringatan hari jadi. Di tengah rasa itu, menurutnya ada sebuah kesedihan, “ujar Bupati Luwu, Basmin Mattayang Sabtu (23/01/2021).

“Tana Luwu dalam sebulan terakhir kehilangan beberapa tokoh terbaik, Pak Bahrum Daido, Hatta To Parakasi, dr Mahdur, bahkan Bupati Luwu Timur, sebelum meninggal dinyatakan positif Covid-19, meski akhirnya telah dinyatakan negatif, kita kehilangan mereka, kita kehilangan masyarakat kita, itu semua karena Covid-19, “tambah Basmin Mattayang.

Disampaikan Bupati Luwu dua periode ini, ajal adalah sebuah takdir Ilahi yang tidak terelakan. Di balik semua itu, dalam menjalani kehidupan perlu adanya ikhtiar untuk hidup sehat dan menjauhkan diri dari bencana dan penyakit.

“Kita melihat sudah ratusan ribu masyarakat Indonesia yang terpapar Covid-19, banyak diantaranya meninggal dunia termasuk masyarakat kita di Tana Luwu. Di momen ini, mari kita bersatu untuk saling menjaga demi kelangsungan hidup kita,”jelas Basmin Mattayang.

Dikatakan Basmin Mattayang, semangat persatuan dari para pendahulu, pejuang Tana Luwu, yang telah mengorbankan banyak hal termasuk nyawa mereka, demi sebuah kebebasan dari belenggu penjajah, demi sebuah kemerdekaan, harus menjadi contoh dan spirit masyarakat Tana Luwu dalam menghadapi Pandemi Covid-19 saat ini.

“Semangat ini harus kita contoh, mari kita sedikit berkorban akan kebebasan kita, kebebasan dari aktivitas kita seperti biasa dengan membatasi diri di luar rumah, kebebasan dari kebiasaan lama dengan patuh pada protokol kesehatan, tidak melakukan perayaan, pesta yang menimbulkan kerumunan, disiplin menggunakan masker, ini demi sebuah cita- cita besar terbebas dari Covid-19, “katanya.

Di tengah situasi pandemi saat ini tentu pula berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat, kehidupan sosial bahkan kehidupan beragama.

“Tetap beraktivitas di tengah pandemi namun patuhi protokol kesehatan. Mungkin sejumlah kebijakan pemerintah dirasa sulit, utamanya terkait usaha dan perdagangan, sektor pariwisata dan perhotelan, bahkan usaha kecil dan menengah. Kehidupan sosial bahkan kehidupan beragama menjadi terbatasi. Namun yakinlah, pemerintah berihtiar untuk kebaikan bangsa dan masyarakatnya, inilah bentuk pengorbanan kita dan semangat berjuang ditengah Pandemi, “jelasnya.

“Akhirnya saya mengucapkan selamat Hari Jadi Luwu ke-753 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-75. Semogah masyarakat Tana Luwu segera terbebas dari Covid-19 dan terhindarkan dari bencana, hidup bahagia dan sejahtera, hidup rukun berdampingan, Aamin, “doa Basmin Mattayang.

Penulis : Echa
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment