Wakil Walikota Makassar Masak 1.800 Kotak Nasi Buat Pengungsi Banjir di Katimbang

Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi terjun langsung memasak makanan sebanyak 1.800 kotak nasi di dapur umum untuk para pengungsi di Kecamatan Biringkanaya. Selasa (27/12/2022). (Ist)

UPOS, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi bersama srikandi Pemerintah Kota Makassar terjun langsung memasak makanan sebanyak 1.800 kotak nasi di dapur umum untuk para pengungsi di Kecamatan Biringkanaya.

Dia mengaduk nasi, membilas sayuran, mengangkat ayam dan membuatkan telur goreng yang rasanya dipuji oleh para relawan dan pengungsi.

Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi terjun langsung memasak makanan sebanyak 1.800 kotak nasi di dapur umum untuk para pengungsi di Kecamatan Biringkanaya. Selasa (27/12/2022). (Ist)

Menunya beragam, ada nasi putih, ayam, tempe, telur goreng dan sayur. Selain itu, Fatmawati Rusdi juga menyiapkan tambahan Sembako dan keperluan anak-anak serta lansia di posko pengungsian.

“Hari ini saya bersama srikandi Pemkot inisiatif memasak buat para pengungsi di Biringkanaya. Ini bentuk kepedulian kami hadir di tengah-tengah kesedihan warga,” ucapnya, usai memasak di dapur umum, Kelurahan Katimbang, Selasa (27/12/2022).

Fatma kemudian masuk ke posko pengungsian untuk mengetahui kebutuhan korban yang masih kurang sembari menggendong bayi.

Selanjutnya, Fatma menumpangi mobil patroli kecamatan untuk meninjau banjir di kelurahan Katimbang blok Af, dan mengunjungi pengungsi korban banjir yang berada di dalam masjid.

“Apa kebutuhanta di sini pak, ibu? tabahki semua. Insya Allah kami akan menurunkan Sembako dan kebutuhan lainnya seperti selimut, obat-obatan dan keperluan anak,” tuturnya.

Sementara, Camat Biringkanaya, Benyamin menambahkan pengungsi bertambah meskipun air sempat surut pada pagi hari.

Total pengungsi hingga turunnya berita ini sebanyak 1.436 orang dengan total 31 posko yang terbagi di dua Kelurahan yakni Paccerakkang dan Katimbang (5 posko di Paccerakkang dan 26 posko di Katimbang).

“Dapur umum sudah terbentuk, bantuan juga ada. Kita kerja sama Dinas Sosial, BPBD, Damkar dan Satpol PP untuk mengevakuasi warga. Banyak relawan yang datang juga membantu,” pungkasnya. (*)

Pos terkait