Wakapolda Sulsel Buka Pembekalan, Pelatihan Keterampilan Anggota dan PNS Polri

  • Whatsapp

Wakapolda Sulsel, Brigjen. Pol. Chuzaini Patoppoi, S.St, M.K., S.H. membuka kegiatan Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan anggota dan PNS Polri Polda Sulsel yang akan memasuki masa pensiun di Hotel Harper Makassar, Senin (27/9/2021). (Ist)

UPOS, Makassar – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Wakapolda Sulsel), Brigjen. Pol. Chuzaini Patoppoi, S.St, M.K., S.H. membuka kegiatan Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan bagi anggota dan PNS Polri Polda Sulsel yang akan memasuki masa pensiun di Hotel Harper Makassar, Senin (27/9/2021).

Pembekalan diikuti 365 peserta yang berasal dari Satker Polda Sulsel dan Polres/Polrestabes dan akan berlangsung selama 2 hari. Pembekalan dan pelatihan keterampilan tersebut diperuntukkan bagi Pegawai Negeri pada Polri yang akan memasuki pensiun tahun 2022 s/d 2024.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel yang dibacakan Wakapolda Sulsel menerangkan masa pensiun adalah suatu perjalanan yang diisi dengan kegiatan yang bermanfaat yaitu dengan menjalani hidup sehat, jaga silaturahmi, mengelola uang pensiun secara bijak, mengelola waktu dengan baik dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Pensiun bukanlah tahap akhir dari perjuangan dan Pengabdian namun merupakan tahap awal mana para purna Bakti lebih mempunyai banyak waktu dan kesempatan serta tidak dibebani rutinitas sehingga bisa dimanfaatkan sepenuhnya untuk menyalurkan hobi dan minat dari masing-masing peserta,” jelas Wakapolda.

Wakapolda Sulsel juga mengharapkan pembekalan ini akan memberikan manfaat positif dan menumbuhkan motivasi ekstra untuk meningkatkan kinerja bagi anggota dalam menjalankan sisa pengabdian mya pada Institusi Polri.

“Ya dan juga tentunya guna meningkatkan kemampuan dan keahlian individu sehingga dapat menyiapkan diri mampu beradaptasi dimasa pensiun kelak,” jelas Wakapolda Sulsel.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan saat ditemui menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menerapkan Protokol kesehatan yang ketat.

Ia pun menyampaikan harapannya, agar kegiatan ini bisa diikuti dengan baik sebagai bekal masa purna bakti, selain itu, kegiatan ini juga bermanfaat, karena setiap aktivitasnya dapat membuahkan hasil yang positif. (*)

Pos terkait