Pj Wali Kota Rudy Tegaskan Tak Ada Lagi PSBB di Makassar

0 Komentar

UPOS, Makassar- Pj Wali Kota Makassar baru Rudy Djamaluddin memastikan tidak akan lagi memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang ketiga kalinya.

Sebelumnya, pada masa jabatan Pj Wali Kota Makassar Yusran Yusuf yang berumur 44 hari, sempat diwacanakan akan diberlakukan PSBB ke-3, lantaran kasus virus Covid-19 yang makin hari makin melonjak pasiennya.

Rudy punya alasan untuk tidak menggelar PSBB lagi. Utamanya soal perekonomian.

“Masyarakat saya lihat sudah cukup terpukul juga dengan masalah ekonominya. Kita ambil pertimbangan-pertimbangan yang paling tepat untuk menekan Covid-19 tapi ekonomi bisa tetap jalan,” ucap Rudy dalam sesi jumpa pers usai dilantik sebagai Pj Wali Kota Makassar, di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, pada Jumat (26/6/2020).

Kendati demikian, Rudy menegaskan, hal utama dan pertama yang dilakukan adalah tetap fokus dalam penanganan Covid-19, meski bukan lagi penerapan PSBB.

“Karena masalah Covid-19 jadi masalah darurat, maka itu harus menjadi fokus utama kita. Jadi kalau ini belum selesai maka tidak bisa optimal yang lain,” jelas Rudy.

Rudy juga mengungkapkan keyakinannya jika kebersamaan dan kekompakan dijalankan dapat meredamkan jumlah pasien yang terjangkit positif Covid-19 di Kota Makassar.

“Kita ingin mengeluarkan Makassar sebagai zona merah, kalau makassar telah keluar, 80% masalah Covid-19 di provinsi Sulsel selesai,” pungkasnya. (Ism)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment