Hore…! Luwu Utara Ada Lagi Pabrik Sawit Siap Dibangun

UPOS, Luwu Utara – Besarnya potensi perkebunan Sawit, membuat para Investor berburu peluang dalam berinvestasi di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

Berdasarkan Data Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), luas lahan kelapa sawit di Luwu Utara tahun 2017 mencapai 19.000 hektar.

Nah atas dasar itu, menyebabkan para Investor banyak yang ingin menanamkan saham di Luwu Utara.

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara melalui Kepala Dinas PMPTSP Luwu Utara, Ahmad Yani katakan saat ini ada investor menawarkan perusahaan untuk pendirian Pabrik Sawit di Luwu Utara.

Ket: Foto Ekpose Rencana Pembangunan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit di Desa Patila Kecamatan Tanalili Kab. Luwu Utara di Ruang Rapat Sekda, Rabu (23/5/2018).

Kemarin (23/5/2018), sudah Ekspose diruang Sekda Luwu Utara atas Rencana Pembangunan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit di Desa Patila Kecamatan Tanalili Kab. Luwu Utara.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas PMPTSP Luwu Utara, Ahmad Yani usai sholat dhuhur kepada awak media di Masjid Awwalul Istiqbal pelataran Kantor Bupati Luwu Utara, Jl Simpurusiang Masamba, Kamis (24/5/2018).

Awalnya, Kata Ahmad Yani, saya ragukan karena sudah banyak yang datang mengurus izin tapi sampai hari ini tak ada yang tuntas.

Namun, pinpinan perusahaan berhasil menyakinkan kami. “kami diyakinkan kepadanya karena ingin mematuhi Perda No. 7 tahun 2015 tentang jaminan kesungguhan investasi yang ada di Luwu Utara,” ujarnya.

Direktur PT Surya Sawit Sejahtera, Ruslie Cahyana, berani jaminkan sahamnya 5% dari total saham yang akan diinvestasikan di Luwu Utara. “Besaran jaminan Dana perusahaan sekitar 4 milyar lebih, dari total sahamnya Investasi,” ujarnya Yani.

Lanjut Yani, pihak perusahaan berencana membangun Pabrik Sawit berkapasitas 30 ton/jam. Jika tak ada aral, Pabrik itu akan beroperasi tahun 2019. “Ini demi kepentingan masyarakat Luwu Utara khususnya Petani Sawit. Semakin banyak Pabrik Sawit, maka semakin bermanfaat bagi petani karena akan muncul daya saing terhadap harga pasar,” tutupnya. (Ujungpandangpos/Titto)

Pos terkait