Tutup.FDM, Hamris Minta Jaga Danau Matano

0 Komentar

UPOS,Luwu Timur – Festival Danau Matano yang digelar pemerintah Lutim resmi ditutup. Kadis Pariwisata Hamris Darwis pada Minggu ( 1/12/2019) Siang.

Dengan demikian seluruh rangkaian acara Festival Danau Matono sudah berakhir. Penutupan acara ini dilakukan setelah Dinas Pariwisata mengumumkan para pemenang yang mengikuti perlombaan di acara FDM.

” Alhamdulillah semua rangkaian acara berlangsung aman dan lancar , ini berkat dukungan semua pihak utamanya warga Sorowako, termasuk aparat keamanan dan Panitia. Untuk itu mewakili Pak Bupati saya mengucapkan terimakasih banyak ” Ujar Hamris

Lanjut Hamris, acara ini resmi acara Pemerintah Luwu Timur, tujuannya semata -mata untuk mempromosikan fotensi wisata Danau Matano.

Kenapa Danau Matano, karena lewat Danau inilah para wisatawan akan sampai di destinasi wisata lainnya seperti Wisata Bahari, dan Permandian Alam.

Acara ini akan dilakukan lagi tahun depan tentunya dalam setingan acara yang lebih bagus lagi. ” Namun tetap mengedepankan kearifan budaya lokal ” Ungkap.Hamris

Dalam kesempatan tersebut Hamris meminta warga Sorowako menjaga kondisi Dana Matano. Saat ini kata Hamris tim Penyelam dari Cagar Budaya Provinsi Sulawesi Selatan tengah melakukan penelitian dengan melakukan penyelaman di kedalaman 20 sampai 25 meter.

Dimana informasi sementara tim sudah menemukan lagi jejak peradaban manusia yang di perkirakan peradaban abad ke 10.
Dimana tim penyelam menemukan dapur lengkap dengan peralatannya yang masih tertata baik di danau tersebut.

Dengan temuan itu Tim Cagar Budaya Provinsi Sulawesi Selatan menyimpulkan danau Matano adalah kawasan cagar budaya yang harus dilindungi dan dijaga dengan baik.

Untuk itu tugas kita semua untuk menjaga dengan baik Danau Matano dan jejak peradaban yang terpendam didalamnya agar tidak diambil orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

” Mari kita jaga kampung ta, kita jaga Danau, kita bangun kampung kita. Karena masih banyak misteri yang belum terungkap di danau ini, ” kata Hamris (UjungpandangPos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment