Temui Korban Longsor, Husler Berduka

oleh

UPOS, Luwu Timur – Bupati Luwu Timur Muh. Thorig Husler memastikan akan membantu keluarga korban longsor semaksimal mungkin. Kediaman korban yang sudah hancur lembur akan dibangun kembali tapi dilokasi yang lain yang lebih aman dari longsor.

” Kita hari ini berduka, ditengah kesibukan kita menghadapi corona ada dua orang warga kita yang meninggal dunia tertimbun longsor, bantuan alakadarnya akan segera tiba dari Dinas Sosial, termasuk kediamannya korban akan kita bangun di tempat yang lebih aman tentunya. Papar Husler saat mendatangi rumah duka dan memantau kondisi longsor. Selasa (31/03/2020) .

Dilokasi, Husler menyaksikan bangunan rumah korban sudah menjadi serpihan puing, tempat tidur, atap rumah sampai dinding rumah sudah tidak utuh lagi.

Perkakas rumah juga masih terhambur sebahagian masih banyak yang tertimbun.

” Di belakang rumahnya ini pak aji ada memang sumber mata air, ditambah hujan lebat malam tadi maka air tersebut mengikis permukaan tanah, apalagi posisi rumah korban di lokasi kemiringan, sehingga terjadilah longsor ” Terang Herman Zaen Kades Laskap.

Selanjutnya Husler menuju rumah duka tak jauh dari lokasi longsoran. Di rumah tersebut orang pertama di temui adalah Zaenab, korban yang mengalami patah tulang di bagian kaki setelah dihantam longsor rumahnya.

Melihat Bupati menghampirinya, Zaenab menangis histeris, ” Meninggal mi keluarga ku Aji, habis rumah ku, begini mi kondisi ku tidak bisa ka bergerak ” Ujar Zaenab.

Mendengar kesah korban Husler sebisa mungkin menghibur korban agar tetap sabar dan kuat menghadapi musibah tersebut.

Kemudian Husler beranjak ke kamar sebelahnya, disitu terbujur dua sosok mayat yang masih terbungkus kain sarung.

Di ujung kaki mayat Husler menengadahkan tangan mendoakan agar kedua warganya yang telah pergi tersebut diampunkan dosa-dosanya dan dilapangkan kuburannya.

Selanjutnya pada keluarga korban Husler beharap semua tetap sabar, ini murni musibah, segala sesuatunya jika ada yang mau dibantu cepat hubungi pemerintah, minimal kordinasikan ke Pak Desa, biar pak desa yang menindak lanjutinya ke pemerintah kabupaten.

” Saya sudah perintahkan mobil jenazah segera datang kerumah duka untuk membawa jenazah Almarhum Ambo karena keinginan keluarga ingin memakamkan almarhum di Bone.” Tutup Husler. (UjungPandang Pos /***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *