Raih Podium Kedua Di Le Mans, Ini Kata Petrucci

oleh
oleh
Danilo Petrucci.(foto Int.)

LE MANS – Pembalap Tim Pramac Ducati, Danilo Petrucci, tampil impresif kala melakoni balapan seri kelima MotoGP 2018 di Sirkuit Le Mans, Prancis. Pembalap yang akrab disapa Petrux itu finis di posisi kedua. Petrux menerangkan bahwa hasil kualifikasi adalah salah satu faktor yang membuatnya sukses di Le Mans.

Finisnya Petrucci di posisi kedua MotoGP Prancis 2018 sebenarnya mengejutkan banyak pihak. Maklum saja, dalam empat balapan sebelumnya, penampilan pembalap asal Italia itu tak bisa dikatakan konsisten. Terlebih lagi, banyak orang juga yang lebih menaruh perhatiannya kepada pembalap satelit Tim Yamaha Tech3, Johann Zarco, ketimbang para pembalap satelit lainnya.

Kendati begitu, Petrucci nyatanya mampu membuktikan diri bahwa kehadirannya di MotoGP 2018 bukan hanya sekadar penggembira. Sebelum ini, saat menjalani sesi kualifikasi di Le Mans, Petrucci sebenarnya sudah menunjukkan tajinya dengan menempati posisi ketiga. Hal tersebut diakuinya sangat membantunya dalam menjalani balapan.

Petrucci menerangkan bahwa start dari posisi ketiga membuatnya bisa tetap menjaga persaingan dengan para pembalap di posisi depan. Ia mengaku kalau selama balapan berlangsung, ia hanya mencoba mengikuti pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, yang menjadi pimpinan balapan dan kemudian finis di posisi pertama.

“Saya tahu balapannya akan menjadi sangat sulit karena dengan panas ini, kami banyak mengalami kesulitan, utamanya dengan ban depan. Dalam berbagai kasus, saya mengelola ban belakang dengan sangat baik, saya hanya mengikuti Marc, saya mencoba menjaga kecepatan dengannya, ini bekerja dan saya sangat senang,” ungkap Petrucci, seperti dilansir Tutto Motori Web, Minggu (20/5/2018).

“Start dari baris pertama selalu lebih mudah. Pada tikungan pertama, saya menempati posisi kelima, namun saya sudah memprediksinya kemarin. Dalam berbagai hal, saya mengucapkan terima kasih kepada tim atas pekerjaan yang telah dilakukan karena kami banyak bekerja pada detail dan sikap fungsional ini,” tukas pembalap 27 tahun itu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *