Pasien ODP dan PDP Meningkat,Persiapkan Rumah Sakit Sementara

oleh

UPOS, Luwu Timur – Pasien ODP dan PDP di Kabupaten Luwu Timur mengalami peningkatan drastis, hingga hari ini, Selasa (24/03/2020) jumlah ODP yang di duga corona sudah 49 Orang. Sementara yang sudah di status PDP dari 2 Orang naik menjadi 4 orang.Demikian Muhammad Zabur, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan corona Lutim, saat dikonfirmasi di Posko BPBD Lutim, Selasa (24/03/2020) malam.

Menurut Zabur , semua pasien yang berstatus 49 orang tersebut sudah di periksa di Puskesmas dan RSUD Ilagaligo , sekarang mereka disarankan untuk melakukan Karantina Mandiri di rumah masing -masing dibawah pengawasan Puskesmas terdekat.

Kemudian yang berstatus PDP saat ini naik jadi empat, kini tengah menjalani isolasi di RSUD Ilagaligo, Satu orang pasien di rujuk ke Rumah Sakit Rujukan di Kabupaten Sinjai.

Dengan melihat angka kenaikan pasien ini,Tim Gugus Tugas mulai memikirkan akan membuat sebuah rumah sakit sementara khusus menampung pasien ODP dan PDP.

” Trennya ini meningkat, maka saat ini kami masih berupaya mencari bangunan yang layak untuk dijadikan Rumah Sakit sementara untuk penampungan dan penanganan pasien ODP dan PDP corona .” Ujar Zabur.

Rumah Sakit Sementara ini harus dipersiapkan untuk mengatasi segala kemungkinan terburuk jika sewaktu -waktu terjadi lonjakan pasien .

Disisi lain, kata Zabur, kita mulai kewalahan dengan Alat Pelindung Diri,spt Baju, Masker dan cairan desinfektan.

Meningkatnya status ODP ini seiring dengan meningkatnya jumlah warga Lutim dari luar daerah yang sudah tiba ke Luwu Timur demikian pula dengan warga pendatang yang ingin bekerja di Lutim.

” Yang beginian ini tidak bisa dilarang, tapi perlakuannya harus ketat. Untuk itu Zabur meminta ada kesadaran sendiri bagi warga Lutim yang baru tiba untuk membatasi diri di rumah masing -masing .

Kemudian jika terjadi gangguan kesehatan saat menjalani karantina mandiri segera mporkan ke Puskesmas terdekat.

Selain itu, Kades, Lurah diminta proaktif membantu mengawasi warganya yang baru tiba di Lutim dan segera melaporkan jika ada indikasi demam, batuk dan flu. Dan mengajak warganya untuk tidak berpergian keluar daerah lagi. (UjungpandangPos/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *