Jayadi Datang, Buruh Di Lutim ” Puas ” Demo Berkahir Damai

0 Komentar

UPOS, Luwu Timur – Mendapat dukungan dari DPRD Lutim untuk menolak sejumlah pasal di UU Cipta Kerja ternyata tidak membuat Buruh dan Mahasiswa puas, mereka masih mendesak harus ada juga dukungan dari PJs Bupati Luwu Timur yakni Jayadi Nas . Buruh mengancam tidak akan meninggalkan gedung DPRD Lutim sebelum mengetahui sikap Jayadi Nas selaku Penjabat Bupati Lutim saat ini .

” Kami meminta juga sikap Penjabat Bupati Lutim atas aksi penolakan yang kami lakukan hari ini, jika tidak kami tidak akan meninggalkan gedung DPRD ini. Untuk itu saya minta ketua DPRD bisa mengundang Penjabat Bupati Lutim hadir saat ini juga ke DPRD Lutim. ” Ungkap Isak Kalong, Ketua Konfederasi Serikat Buruh PT Vale Indonesia. ” Selasa (13/10/2020 ) .

Akhirnya Amran Syam mengontak Jayadi Nas menyampaikan keinginan pendemo, tak perlu basa basi Jayadi Nas setelah mendengar informasi tersebut datang ke DPRD Lutim untuk menemui perwakilan Buruh yang menyampaikan aspirasinya di ruang Paripurna DPRD Lutim.

Menurut Jayadi aksi yang dilakukan oleh Buruh dan Mahasiswa dalam menolak sejumlah pasal di UU Cipta Kerja ini adalah hak kaum buruh . Dan penyampaian pendapat seperti ini sebuah keniscayaan dalam sebuah tatanan demokrasi .

Hanya saja dalam menyampaikan pesan diharapkan jangan sampai menimbulkan ketakutan di masyarakat, berbuat rusuh dan merusak fasilitas umum. ” Cara-cara ini yang tidak bisa dibenarkan . ” Ujar Jayadi.

Jayadi mengaku aspirasi perwakilan mahasiswa dan buruh ini akan diteruskan kepada pejabat yang berwenang di Pusat. . Bahkan Jayadi juga mengatakan, pihaknya siap membuka ruang diskusi terkait Pasal atau ketentuan apa saja yang mendapatkan penolakan dari UU cipta kerja ini. Namun ia meminta agat tidak mengedepankan emosi dan tetap didasari data dan fakta serta argumen-argumen yang rasional.

” Aspirasi yang disampaikan ini juga akan saya teruskan ke pusat , agar dipusat juga tahu bahwa Buruh dan Mahasiswa di Kabupaten Luwu Timur juga menolak sejumlah pasal yang merugikan kaum Buruh dan Pencari Kerja. ” Ujar Jayadi.

Selanjutnya Jayadi, para Anggota DPRD Lutim dan segenap perwakilan Buruh keluar dari gedung DPRD menemui pendemo yang terus berorasi di luar pagar gedung DPRD Lutim.

Saat berhadapan dengan massa Buruh dan Mahasiswa, Jayadi mengajak massa pengunjuk rasa untuk tetap menjaga situasi yang damai dan kondusif. Bahkan ia juga sempat mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.
Sebagai bentuk komitmen ikut menolak pasal -pasal yang dianggap merugikan kaum buruh, Jayadi, bersama para anggota DPRD Lutim termasuk sejumlah perwakilan buruh di Lutim membubuhi tanda tangan di sapnduk penolakan UU Cipta Kerja atau Omnibuslaw. ( UjungpandangPos/***)

Penulis : ***
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment