Halal Bihalal PT Vale Dengan Jurnalis Diwarnai “Adu Fisik”

oleh

UPOS,Luwu Timur – Halal BiHalal PT Vale Dengan Jurnalis Luwu Timur diwarnai dengan Uji Ketahanan Fisik. Soalnya dalam Halal Bihalal itu PT Vale mengadakan Pertandingan Futsal di Lapangan Futsal Kima Pontada Sorowako. Kamis ( 11/7/2019)

Empat Tim Futsal yang terdiri dari Tiga tim dari kelompok Jurnalis satu dari Manajemen PT Vale bertarung habis -habisan agar berhasil meraih trophy juara.

Al Hasil Tim Matano yang dimotori Nasrun Majid,Son dan kawan-kawan tampil gemilang berhasil mendapat Trophy juara Satu setelah menyisihkan tim PT Vale di babak final dengan skor tipis 3-2.

Dalam 10 Menit pertama tim Matano berhasil membantai Tim Vale 3-0 yang berhasil di cetak Nasrun Majid,Nastan dan Son lewat umpan satu dua. Skor 3-0 ini bertahan sampai babak pertama usai.

Di Babak kedua diluar dugaan tim Vale membuat kejutan. Bayu Aji dan Sihanto yang menjadi motor serangan berhasil memperkecil kekalahan. Dua gol berhasil disarangkan Sihanto ke gawang tim Matano setelah mendapat umpan manis dari Bayu Aji . Skor berubah menjadi 3 -2. Skor ini bertahan hinga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai.

Secara keseluruhan Kompetisi ini berjalan keras, Abd Karim Wartawan Palopo Pos dari tim Hijau sempat cidera di pergelangan kaki sehingga mendapat perawatan dari tim medis.

Sejumlah wartawan kelelahan dengan sendirinya keluar lapangan sebelum pertandingan usai. Mereka tidak kuat melanjutkan pertandingan akibat kehabisan tenaga. Sehingga dengan pertimbangan kemanusiaan wasit memberikan waktu bagi pemai untuk menarik napas dan minum bagi pemain.

Hingga kompetisi di tutup Tim Matano keluar sebagai Juara Satu, Kemudian Tim PT Vale Juara Dua, Tim Hijau Juara Tiga dan tim Orange juara Empat.

Bayu Aji Senior Manager Of Comunication PT Vale mengatakan, Halal Bihalal ini untuk menjaga hubungan silaturahmi antara jurnalis dengan PT Vale.

Ia tidak menyangka, jurnalis Lutim selain mahir memainkan jari jemari untuk membuat berita juga lincah dalam mengolah sikulit bundar.

Halal Bihalal ini juga bukti PT Vale saat ini sudah membuka diri kepada publik terkait aktivitas pertambangannya. ” Sekarang Vale sudah berubah, informasi seputar aktivitas pertambangan sampai pada program penghijauan lahan bekas tambang bisa diakses.

“Terus terang citra Perusahaan Tambang itu selalu negative, ada yang menganggap sebagai perusak lingkungan , untuk Vale hal ini tidak demikian. Vale tetap konsisten memulihkan kondisi lingkungan pasca tambang.Ini bisa dilihat secara langsung dilapangan . ” Ujar Bayu
(UjungpandangPos/***)