Dirumahkan Gegara Covid-19, RS Faisal Didemo Pegawai dan Pekerja Teknis

0 Komentar

UPOS, Makassar- Sejumlah pegawai dan pekerja teknis Rumah Sakit Faisal melakukan unjuk rasa di RS Faisal, Jalan Faisal, Makassar pada Rabu (1/7/2020).

Mereka menuntut hak atas upah yang belum dibayarkan oleh majajemen RS Faisal, sejak mereka dirumahkan karena efek pandemi Covid-19.

“Kami dirumahkan setelah lebaran (Mei), tidak ada pembicaraan sebelumnya. Ini langsung keluar nama-nama. Itu pun nama-nama keluar (yang dirumahkan diumumkan) di luar jam kantor, di atas jam 4 sore,” kata salah seorang pegawai yang terkena dampak, Eka, saat ditemui di lokasi aksi.

Selain itu, lanjut Eka, para demonstran juga menuntut janji tunjangan hari raya (THR) yang sempat dijanjikan oleh pihak manajemen.

“Katanya THR mau dicicil dari bulan 6 sampai bulan 12, tapi kenyataannya tidak ada. Malah yang masih bertahan kerja dipotong gajinya 50 persen,” kesal Eka.

Hal itu dibenarkan oleh perwakilan manajemen RS Faisal, Ridwan. Diakuinya, jika sebanyak 157 pegawai dan perawat memang dirumahkan akibat dampak pandemi yang tidak jelas kapan berakhirnya ini.

“Semua terkena dampak Covid-19. Perusahaan besar saja tutup. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap RS sudah takut sekali. Nah kita swasta dari mana kita dapat uang? Sedangkan sekarang masyarakat takut ke RS,” tuturnya.

Ia juga menanggapi soal pegawai dan perawat yang tidak digaji namun tetap dijanji THR.

“Gaji sama THR sama saja (jumlahnya), cuma pintar-pintarnya manajemen sekarang, dia tidak kasih gaji. Tapi dia bilang ada THR. Itu sama saja besarannya kan?,” tutur Ridwan

Aksi akhirnya terhenti setelah Kepala Bidang Umum SDM RS Faisal, Syarifa Yuliani menemui demonstran dan akan berjanji akan memediasi dengan pimpinan RS Faisal. (*)

Penulis : Nurul Ismi
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment