Di Kelilingi Pak Gub , Siap-Siap Danau Matano Akan Jadi Destinasi Pariwisata Andalan Sulsel

0 Komentar

UPOS,Luwu Timur – Danau Matano yang berada di Kecamatan Nuha Kabupaten Luwu Timur sudah mendapat perhatian Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah . Danau tersebut kini dipersiapkan menjadi sektor andalan pariwisata Sulawesi Selatan .

” Hari ini saya menikmati langsung keindahan alam Danau Matano, sangat luar biasa , indah dan punya karakter tersendiri danau kita ini . ” Ujar Nurdin Abdullah setelah mengarungi Danau Matano menggunakan Rapt , Rabu ( 21/10/2020 ) .

Menurut Nurdin Abdullah , Danau Purba ini harus dikemas dengan baik, sehingga mampu menjadi obyek wisata . Kondisi airnya sangat jernih , banyak spot yang menarik di danau ini . Alam sekelilingnya masih terjaga dan banyak terdapat situs sejarah , inilah yang menjadi pembeda danau ini dengan danau yang lainnya di dunai .

Untuk itu, kata Pak Gub , agar danau ini menjadi pusat kunjungan, maka harus dilengkapi infrastrukturnya, yang harus dilakukan adalah mendekatkan jarak tempuh dari Makassar ke Luwu Timur . Olehnya itu satu-satunya cara untuk mengatasi persoalan jarak tempuh itu adalah harus ada rute penerbangan dan Bandar Udara untuk umum .

” Saya akan berkordinasi dengan PT Vale, bagaimana agar Bandara Sorowako ini menjadi bandar udara umum, tentunya kami akan menghitung berapa yang harus kami subsidi . Demikian juga dengan panjang landasannya juga harus ditambah . ” Ungkap Nurdin Abdullah .

Nurdin yakin jika Bandar Udara PT Vale ini sudah menjadi penerbagan sipil, maka ia yakin akan banyak kunjungan ke Luwu Timur utamanya bagi mereka ingin berwisata di Danau Matano . Setelah itu tugas pemerintah daerah setempat memperbaiki fasilitas di spot-spot wisata yang akan menjadi titik kunjungan wisatawan .

Saat mengarungi Danau Matano, Nurdin Abdulah didampingi oleh , Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas, Rektor Unhas, Prof. Dwia Tina Palubuhu dan Ketua DPRD, H. Amran Syam. (UjungpandangPos /***)

Penulis : ***
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment