Ada Apa, Jamaah Calon Haji Lutim Dilarang Matikan HP

oleh

UPOS, Luwu Timur – Tingginya jadwal penerbangan yang mengangkut Jamaah Calon Haji asal Indonesia ke Tanah Suci Mekkah, membuat jadwal pemberangkatan Jamaah Calon Haji bisa berubah. Olehnya itu para Jamaah Calon Haji Luwu Timur tidak boleh mematikan HP nya agar memudahkan penyampaian informasi. Demikian dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama Luwu Timur, HM.Nurkhalik diacara Menasik Haji yang dilakukan di Aula Kantor Kemenag, Rabu (26/6/2019 )

Menurut Nurkhalik, Tahun ini jumlah Penerbangan dari Indonesia ke Arab Saudi untuk mengangkut Jamaah Calon Haji sebanyak 40 Penerbangan. Padahal sebelumnya hanya 35 kali Penerbangan saja. Meningkatnya jadwal penerbangan ini imbas dari penambahan kuwota Haji yang diberikan pihak Arab Saudi.

Berdasarkan jadwal, Jemaah Calon Haji asal Kabupaten Luwu Timur akan bertolak ke Asrama Haji Sudiang pada 31 Juni 2019, bertolak ke Tanah suci pada 1 Agustus 2019 dengan Nomor Penerbangan DA 1304

Namun jadwal ini belum final karena hasil rapat di Takalar, Jadwal pemberangkatan Jamaah Calon Haji bisa saja berubah. Tingginya jadwal penerbangan inilah yang harus disesuaikan dengan kebijakan penerbangan Arab Saudi. Dimana kita tidak boleh melewati batas penerbangan yang ditetapkan Arab Saudi.

” Perubahan jadwal sangat mungkin terjadi, paling tidak ada jadwal yang dimajukan, kalau dimundurkan itu tidak mungkin, jadi saya mohon kepada para Jamaah HP harus hidup tersus ya untuk memudahkan penyampaian informasi ” Ujar Nurkhalik

Menurut Nurkhalik, jumlah Jemaah Calon Haji Luwu Timur tahun ini sebanyak 159 orang , Tahun ini juga Jamaah Calon Haji Lutim di gabung dalam satu Kloter yakni Kloter 37 dengan Jamaah Calon Haji dari Makassar yang berjumlah 291 orang . Sehingga jumlahnya menjadi 455 orang sudah termasuk Petugas Medis dan Pendamping Ibadah. Mereka tergabung dalam Kloter 37.

Diantara 159 Jamaah Calon Haji Luwu Timur ini, terdapat Jamaah yang paling tua yakni Indo Upe, Usia 85 tahun dari Kecamatan Wotu, dan Jamaah termuda atas nama Ambo Tuwo 26 Tahun asal Kecamatan Malili. Jadwal kepulangan dari Tanah Suci 12 september 2019 , tiba di Sudiang 13 Sep 2019 dan nomor penerbangan berubah yakni 1404 . Untuk Jamaah Calon Haji asal Luwu Timur di tunjuk Abdul Hafid Kasubag PU sebagai Ketua Kloter.

Berdasarkan Data , Jumlah Jamaah Calon Haji Luwu Timur yang sudah masuk dalam daftar tunggu sebanyak 3.793 orang. Jika jumlah ini dibagi dengan 159, maka dibutuhkan kesabaran menunggu selama 25 tahun baru bisa menunaikan ibadah haji. ” Jadi beruntung memang mi ki yang bisa berangkat naik haji tahun ini ” Tandas Nur Khalik

Bupati Luwu Timur, Muhammad Thorig Husler yang diundang untuk membuka kegiatan Menasik Haji tersebut mengatakan, meminta para Jamaah Calon Haji Lutim tetap menjaga kondisi fisik, dan mengikuti serius materi selama menasik Haji. Karena ini penting untuk memudahkan dalam melaksanakan ibdah di tanah suci nantinya.

Husler juga mengakui, Para Jamaah yang bisa berangkat Haji tahun ini harus di syukuri, karena jika mengikuti pembagian dari total jumlah daftar tunggu yang ada saat ini bisa mencapai 25 tahun. ” Untung kalau masih bisa didapat, kalau meninggal maka gagal lah Ketanah Suci, belum lagi faktor fisik.” Ujar Husler

Kepada Ketua Keloter, Husler meminta agar bisa mengarahkan seluruh jamaah jangan sampai ada jamaah kita yang tersesat keluar dari kelompok ditanah suci, karena di Tanah Suci kondisinya sangat beda, ada jutaan orang akan berkumpul menunaikan ibadah haji disana. Kepada pihak kesehatan sekiranya tetap mengecek kondisi kesehatan para Jamaah sehingga mereka yang sudah masuk dalam daftar ketanah suci ini tidak ada yang dibatalkan keberangkatannya. Untuk transportasi haji dari Lutim ke Asrama Haji Sudiang ditanggung pemerintah daerah baik pergi maupun pulangnya. (UjungpandangPos/***)