Sosialisaai Pajak Karena Masih Banyak Yang Belum Patuh

0 Komentar

UPOS,Luwu Timur – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Luwu Timur menggelar Sosialisasi Pajak Daerah. Ini dilakukan karena masih banyak pelaku usaha yang tidak patuh bayar pajak.Sosialisasi ini dilakukan di gedung Simpurusiang Malili, Kamis ( 14/11/2019) untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Sosialisasi ini diberikan kepada para pelaku usaha rumah makan dan hotel yang sebahagian besar sempat menolak penerapan pajak 10 persen menggunakan mesin Mpos.

Acara ini di buka oleh Asisten III Lutim Aini Endis Anrika dengan menhadirkan Narasumber dari Unhas, Kejaksaan Negeri Malili dan Polres Luwu Timur.

Menurut Ramadhan Pirade Kepala Badan Pengelola keuangan Daerah Lutim, Kendala yang dihadapi saat ini para wajib pajak masih rendah keparuhannya membayar pajak.

Pemerintah Lutim tetap akan memberlakukan pajak 10 persen ini dengan membaikan alat Mpos kesetiap rumah makan dan hotel.

” Beberapa rumah makan dan hotel yang sudah menerapkan Mpos tidak ada yang bangkrut, malah pendapatan mereka meningkat ” Ujar Ramadhan

Dalam waktu dekat ini akan adalagi bantuan mesin Mpos sekitar 30 buah dari bank BPBD akan kita bagikan lagi ke pelaku usaha rumah makan dan perhotelan.

Pada 2019. Lutim menargetkan PAD dari sektor rumah makan dan Perhotelan Rp 5 Miliar. Itu sudah tercapai bahkan pada 2020 nanti tagetnya akan dinaikkan menjadi 6 Miliar.

Mesin Mpos yang dibagikan secara gratis ini salah satu cara pemerintah memungut pajak secara transaparan dan akuntabel. Karena sistemnya online.

Menurut Aini Endis Anrika, pajak sangat penting tanpa pajak pembangunan akan terhambat. Olehnya itu sosialisasi ini tujuannya meningkatkan pemahaman wajib pajak dan wajib pungut pajak sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pajak sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam pembangunan.(UjungpandangPos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment