Rudy Djamaluddin Tanggapi Anggaran Covid-19 yang Belum Terpakai

0 Komentar

UPOS, Makassar- Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin telah mengklarifkasi soal penggunaan anggaran Covid-19 yang belum digunakan secara maksimal ke DPRD Makassar. Diketahui, dana tersebut peruntukannya kepada masyarakat.

Penjelasan itu disampaikan langsung oleh Rudy, kepada Anggota DPRD Makassar, saat berkunjung ke Kantor DPRD Makassar, kemarin (29/6/2020).

“Saya sudah sampaikan bahwa tranparansi akan kita utamakan. Ini pakai uang rakyat, rakyat harus tahu seperti apa ini anggaran,” kata Rudy, di Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Jendral Sudirman, pada Selasa (30/6/2020).

Sebelumnya, Anggota DPRD Makassar, Wahab Tahir menyoroti langkah Pemkot Makassar yang tidak membelanjakan secara maksimal anggaran tersebut. Sebanyak Rp 28 miliar yang baru dikeluarkan dari total Rp 52 miliar.

Kendati demikian, Rudy mengaku tak mau gegabah untuk langsung mengevaluasi Kepala Dinas Sosial, Muhtar Tahir selaku penanggung jawab dinas yang mengelola anggaran tersebut.

“Bukan kadis-nya dievaluasi dulu, kita lihat dulu, kita akan suruh dulu ia bekerja. Jangan terlalu cepat minta copot. Kasian juga,” ujarnya.

Namun, kata Rudy, apabila telah diminta untuk kembali bekerja dan masih saja bermasalah, baru akan dievaluasi secara total.

Ia pun mengungkapkan akan segera menindaklanjuti keresahan masyarakat dan anggota dewan dengan meminta kepada pihak inspektorat melakukan transparansi anggaran secepatnya.

“Supaya masyarakat tahu di pakai apa itu duit,” pungkasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment