Pembukaan MTQ di Towuti Meriah Tapi Gerimis

0 Komentar

UPOS,Luwu Timur – Pembukaan MTQ di Kecamatan Towuti berlangsung meriah. Usai parade Kafilah, warga disuguhkan dengan kisah masuknya Islam di Tana Luwu.

Selain itu saat Bupati Lutim Muh.Thorig Husler dan wakilnya Irwan Bachri Syam, menekan tombol untuk membuka acara MTQ, saat itu pula replika ikan raksasa yang menjadi icon MTQ membuka mulutnya dan keluarlah dua sosok wanita yang langsung mengumandangkan ayat-ayat yang ada dalam Al qur’an.

Di acara parade Kafilah ini juga tuan rumah Kec.Towuti membentangkan spanduk terpanjang melebihi panjangnya spanduk Ibas yang terpasang di Jembatan sungai Malili.

Sayangnya acara pembukaan MTQ ini diwarnai hujan gerimis yang membuat lapangan Sirio-rio menjadi basah dan becek.

Sekda Lutim Bachri Suli sempat basah karena tiba-tiba air yang tertampung diatas tenda jatuh pas di kursi yang di dudukinya.akhirnya pak sekda ini harus pindah tempat duduk .

Menurut Ketua Panita MTQ Ke VIII , Dohri As’ari, MTQ ini akan berakhir pada 24 Feb 2020. Dalam perlombaannya nanti akan menggunakan tujuh tempat yang terdiri dari mesjid dan sekolah yang ada di sekitar desa Langkea Raya.

” Ada delapan cabang yang diperlombakan dengan jumlah peserta sebanyak 456 orang. Terkait Dewan Hakim yang digunakan dalam MTQ kali ini sebanyak 32 orang 7 orang Dewan Hakim dari luar Lutim.” Terang Dohri ,Rabu. ( 19/02/2020) malam.

Ketua LPTQ Lutim,.Amran Syam mengatakan, MTQ ini adalah sebuah keniscayaan yang sudah menjadi budaya di Lutim. Syiar agama lewat lantunan ayat -ayat Al Qur’an mampu menggetarkan jiwa untuk kembali merenungi kebesaran Illahi.

Kita bersyukur guru mengaji tidak tergilas perkembangan zaman, Kecintaan terhadap Al Qur’an sehingga dikampung-kampung hingga kepelosoknya yang terjauh aktivitas mengaji Al Qur’an berjalan lancar. ” Ini menandakan Al Qur’an semakin membumi ” Ungkap Amran.

Dalam hal MTQ, Luwu Timur sendiri hingga hari ini tidak pernah mengecewakan. Bertarung di luar daerah Lutim masih mampu menjadi juara meski itu juara dua, apalagi berlomba di kandang sendiri Juara Satu tidak pernah di lepas.

Bupati Luwu Timur, Muh.Thorig Husler, mengatakan, MTQ ke VIII ini adalah wadah silaturahmi dan syiar islam .

Seluruh peserta dari seluruh kecamatan di Lutim berkumpul di Kec Towuti untuk mengikuti lomba MTQ. Olehnya itu rasa aman dan tertib harus terus dipertahankan sehingga pelaksanaan MTQ ini berjalan lancar.

“Semua peserta boleh bertekad menjadi juara dalam MTQ kali ini, namun rasa persaudaraan harus lebih di utamakan. ” Ungkap Husler

Husler juga mengajak seluruh masyarakat di Towuti untuk terus meramaikan arena MTQ agar tetap semarak.

Selanjutnya Husler menyerahkan Piala Bergilir MTQ ke Ketua LPTQ Amransyam untuk di serahkan kepada Ketua Panitia.

Malam pembukaan MTQ ke VIII ini di hadiri seluruh kepala OPD, Camat, Kades, dan Anggota Dewan termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama . (UjungpandangPos/***)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment