PDIP, Golkar, Perindo, dan Gerindra Menolak, Pansus Penanganan Covid-19 Luwu Resmi Dibentuk

0 Komentar

UPOS, Luwu- Pansus penanganan Covid-19 Luwu akhirnya resmi menjadi produk DPRD Luwu. Meski tidak disetujui oleh empat fraksi yakni PDIP, Golkar, Perindo, Gerindra, namun pansus tetap diperdakan.

Rapat pleno DRPR Luwu pembentukan pansus yang berlangsung pada Rabu (3/6/2020) sempat berlangsung alot. Akhirnya, keputusan akhir dilakukan dengan cara voting. Dari 10 fraksi yang ada, enam fraksi menyetujui dibentuknya pansus, yakni PPP, Nasdem, PKS, Demokrat, PAN, dan fraksi Gabungan Selalu Bersama.

Sehingga hasil keputusan rapat Pleno memmutuskan untuk membentuk Pansus terkait transparansi Anggaran Covid-19. Ketua Fraksi Partai Gabungan Selalu Bersama, Summang, membenarkan terbentuknya Pansus Penanganan Covid-19.

Menurutnya, awalnya memang ada 6 fraksi yang menyetujui dibentuk Pansus Covid-19. Namun karena hal ini sudah menjadi keputusan lembaga parlemen DPRD Luwu, maka Pansus ini nantinya akan melibatkan 10 fraksi diparlemen

“Pansus penanganan Covid-19 ini terbentuk  tentunya merupakan harapan dari masyarakat agar pengawasan pelaksanaan kegiatan Covid-19 lebih dimaksimalkan sehingga memberi dampak positif untuk masyarakat. Pansus ini terbentuk lewat mekanisme forum dan sudah tepat,” jelasnya.

“Sebab kalau panitia kerja (Panja) yang mau dibentuk, itu alurnya harus melalui alat kelengkapan dewan (AKD). Tetapi selama ini kita sudah 7 kali membahas penanganan Covid-19 melalui alat kelengkapan DPRD Luwu baik itu pada tingkat komisi, maupun pada tingkat badan anggaran dan badan musyawarah. Tetapi hasil yang kita capai itu tidak optimal,” ungkap legislator asal Partai Bulan Bintang ini  (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment